Bagikan:

JAKARTA - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada Hari Senin, pengerjaan serius atas usulan Rusia untuk kemungkinan kesepakatan damai perang Ukraina masih berlangsung dan rancangannya belum diserahkan.

Dalam panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump minggu lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia dan Ukraina akan mengerjakan memorandum yang berkaitan dengan perjanjian damai.

Itu memicu tuduhan baru dari Kyiv dan pemerintah Eropa, Moskow mengulur-ulur waktu dan tidak memiliki minat serius terhadap perdamaian.

Rusia menolak tuduhan tersebut dan menegaskan mereka tidak berkepentingan untuk menunda proses perdamaian.

"Rancangan memorandum Rusia belum diserahkan," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, melansir Reuters 26 Mei.

"Pekerjaan masih berlanjut. Ini adalah rancangan serius, rancangan dokumen serius yang menuntut pemeriksaan dan persiapan yang cermat," lanjutnya.

Peskov mengatakan, upaya untuk mencapai kesepakatan damai akan terus berlanjut berdasarkan kesepakatan yang dicapai di Istanbul, dengan pertukaran tahanan sebagai tahap pertama.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Moskow akan siap menyerahkan kepada Kyiv rancangan dokumen yang menguraikan persyaratan untuk perjanjian damai jangka panjang, setelah pertukaran tahanan yang disepakati dalam pembicaraan di Istanbul selesai.

Pertukaran tahanan tersebut, yang melibatkan Rusia dan Ukraina yang menyerahkan 1.000 orang, telah selesai pada Hari Minggu, kata Kementerian Pertahanan Rusia.