JAKARTA - Kepolisian Nigeria menangkap enam orang terkait penyerangan mematikan terhadap tim taktis kepolisian di Negara Bagian Benue yang menewaskan tiga petugas dan tujuh lainnya hilang.
Serangan itu terjadi pada Jumat di Pusat Agu, Wilayah Pemerintah Daerah Katsina-Ala/Ukum, di mana para penggembala bersenjata dan milisi lokal yang diduga menembaki unit-unit kepolisian yang dikerahkan ke wilayah tersebut.
Seorang juru bicara polisi mengatakan polisi setempat sedang memimpin operasi pencarian dan penyelamatan untuk para petugas yang hilang, sementara para tersangka masih ditahan.
Dilansir Reuters, Senin, 22 September, Inspektur Jenderal Kepolisian Nigeria Kayode Egbetokun menyebut serangan itu "kejam, tidak beralasan, dan merupakan penghinaan terhadap rakyat baik di Negara Bagian Benue."
Pejabat setempat mengatakan para penyerang juga menghancurkan dua kendaraan polisi dan mencuri beberapa sepeda motor.
BACA JUGA:
Bentrokan antara penggembala dan komunitas pertanian sering terjadi di Sabuk Tengah Nigeria, di mana sengketa lahan dan rute penggembalaan telah meningkat menjadi kekerasan yang mematikan.
Polisi mengatakan unit taktis tambahan telah dikerahkan ke daerah tersebut untuk memulihkan ketertiban dan menangkap mereka yang bertanggung jawab.