JAKARTA - Pasukan keamanan India menembak mati seorang komandan tinggi Suku Maois dan sembilan pejuang lainnya dalam baku tembak di sepanjang perbatasan hutan antara negara bagian Odisha dan Chhattisgarh Kamis malam.
Hal itu disampaikan perwira polisi senior India, Vivekanand Sinha pada Jumat 12 September.
“Di antara mereka yang tewas adalah Modem Balkrishna, yang memimpin organisasi Maois di Odisha dan juga dikenal dengan banyak nama lain,” kata Sinha, dikutip dari AFP.
India melancarkan serangan habis-habisan terhadap sisa-sisa gerakan Naxalite, yang dinamai berdasarkan desa berlokasi di kaki pegunungan Himalaya markas mereka.
Naxalite terafiliasi Suku Maois yang angkat senjata di wilayah suku yang kaya akan mineral di India sejak hampir enam dekade lalu.
Lebih dari 12.000 pejuang Maois, tentara, dan warga sipil telah tewas sejak segelintir penduduk desa bangkit melawan penguasa feodal mereka di sana pada tahun 1967.
Sebelumnya, India memberikan penghargaan berupa uang 114.000 dolar AS terhadap siapa pun yang dapat menangkap Modem Balkrishna
India juga tegas bakal menumpas pejuang Maois dengan target hingga akhir Maret tahun depan. Hal itu ditegaskan Menteri Dalam Negeri India Amit Shah dalam akun media sosialnya.
“Para Naxalite yang tersisa juga harus menyerah tepat waktu,” tulis Amit Shah.