JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa B. Rudijanto Tanoesoedibjo selaku Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik pada hari ini, Kamis, 14 Agustus. Kakak pengusaha media, Harry Tanoesoedibjo itu digarap penyidik terkait dugaan korupsi pengangkutan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial.
“Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 14 Agustus.
Belum dirinci Budi soal materi pemeriksaan yang bakal didalami dari Rudi Tanoesoedibjo. Dia hanya bilang pengusaha ini akan dimintai keterangan sebagai saksi.
“KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait pengangkutan penyaluran bantuan sosial di Kementerian Sosial,” ujarnya.
KPK kembali mengusut dugaan korupsi di Kementerian Sosial (Kemensos). Surat perintah penyidikan (sprindik) telah diterbitkan dan kasusnya berkaitan dengan pengakutan bantuan sosial (bansos).
Penyidikan tersebut dilakukan sejak Agustus ini. Dugaan korupsi yang sekarang sedang ditangani merupakan pengembangan dari dugaan korupsi yang sudah ditangani sebelumnya dan ada satu tersangka.
Adapun KPK juga mengusut dugaan korupsi pengadaan bansos presiden saat pandemi COVID-19 yang dibagikan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada 2020. Sudah ada tersangka yang ditetapkan, yaitu Ivo Wongkaren selaku Direktur Utama Mitra Energi Persada.
Perbuatan tersangka dalam kasus ini disebut komisi antirasuah membuat negara merugi hingga Rp250 miliar karena terjadi pengurangan kualitas. Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena penghitungan masih dilakukan.
Pengadaan yang dikorupsi disebut komisi antirasuah mencapai 6 juta paket. Angka ini terbagi menjadi tiga tahapan yakni, tahap tiga, lima, dan enam yang satunya mencapai dua juta paket.
BACA JUGA:
Adapun bansos yang dikorupsi itu dibagikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam goodiebag berlogo Istana Kepresidenan. Di dalamnya terdapat beras, biskuit, minyak goreng hingga sembako lainnya.