JAKARTA - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam Achmad Ubaedillah beserta rombongan pengusaha Brunei di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat, 25 Juli.
Rombongan yang dipimpin Dubes Achmad Ubaedillah tersebut melibatkan para pebisnis dari Indonesian Business Chamber di Brunei Darussalam serta perwakilan perusahaan Brunei dari berbagai sektor, antara lain konstruksi, ritel, tekstil dan pariwisata.
"Kunjungan ini membawa banyak pengusaha Brunei dari berbagai sektor, seperti konstruksi, ritel, tekstil hingga pariwisata. Ketertarikan mereka datang ke sini juga didukung oleh adanya penerbangan langsung Brunei–Balikpapan yang semakin membuka peluang untuk menjajaki investasi di IKN," ucap Achmad Ubaedillah seperti dikutip dari laman resmi IKN, Sabtu, 26 Juli.
Beberapa nama perusahaan yang hadir, antara lain Firoz Jaya; Serikandi Group of Companies; Higher Hotel; Al Afiah Hotel; Aktech United Sdn Bhd; Raimmar Sdn Bhd; J.S. Jaya Sdn Bhd; Nurul HR Sdn Bhd; Mohamed Jawahar Atika Arif Sdn Bhd; serta Bahrin Mohammad & Associates.
Menanggapi kunjungan tersebut, Basuki Hadimuljono menegaskan komitmen Otorita IKN untuk menyediakan iklim investasi sehat dan berkelanjutan.
"Saya menjamin investasi di IKN akan sangat dibutuhkan di masa depan. Kami mengedepankan kemudahan berusaha dan berkomitmen membangun IKN sebagai kawasan percontohan birokrasi efisien dan adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha," terangnya.
BACA JUGA:
Kunjungan itu diharapkan dapat memperkuat kerja sama regional dan membuka lebih banyak peluang investasi dari negara-negara tetangga, khususnya Brunei Darussalam, guna mendukung IKN terus bertransformasi menjadi kota masa depan inklusif dan berbasis kemitraan global.