JAKARTA - Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini menegaskan kelambanan dalam menekan Israel agar mengizinkan bantuan masuk ke Gaza adalah "keterlibatan" dalam membuat warga Palestina di Jalur Gaza kelaparan, dengan menyatakan, "Kelambanan adalah keterlibatan dan membuat kita kehilangan kemanusiaan."
Dalam unggahan pada Minggu malam di X, Lazzarini mengutip pesan yang sering diterima dari staf UNRWA di Gaza yang berbunyi, "Saya telah mencari sesuatu untuk memberi makan anak-anak saya tetapi tidak ada apa-apa," seperti dilansir dari WAFA 21 Juli.
Ia mempertanyakan, "Bagaimana seseorang bisa menanggapi pesan-pesan keputusasaan seperti itu? Membuat saya malu dan menggandakan rasa ketidakberdayaan."
Lazzarini menekankan, semua ini adalah buatan manusia, dengan impunitas total yang dinikmati oleh Israel.
Ia melanjutkan, pasokan makanan tersedia hanya beberapa kilometer jauhnya, seraya menambahkan, "UNRWA sendiri memiliki stok yang cukup di luar Gaza untuk seluruh penduduk selama 3 bulan ke depan. Kami belum diizinkan untuk membawa bantuan apa pun sejak 2 Maret."
Ia juga menekankan perlunya kemauan politik yang mendesak, dengan menyatakan, "Hanya kemauan politik dan kepemimpinan yang dapat membalikkan kelaparan total."
BACA JUGA:
Sementara itu, jumlah kematian akibat kelaparan dan malnutrisi di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 18 kasus dalam 24 jam.
Total kematian akibat kelaparan sejauh ini telah mencapai 86 orang, termasuk 76 anak-anak, sebagian besar di wilayah utara Jalur Gaza, di mana sekitar 17.000 anak menderita malnutrisi akut.