Bagikan:

JAKARTA - Kawasan resor megah di pantai timur Korea Utara (Korut) yang menjadi proyek pariwisata kesayangan pemimpin Kim Jong Un dilarang untuk dikunjungi turis asing. 

Padahal resor bernama Wonsan Kalma Coastal Tourist Area itu baru dilaunching dan dibuka luas untuk publik awal bulan ini.

"Turis asing untuk sementara tidak diterima [mengungungi Wonsan," tulis Administrasi Pariwisata Nasional Korea Utara dalam situs resminya pekan ini tanpa memberikan rincian lebih lanjut, Jumat 18 Juli, dikutip dari AP.

Larangan ini diterbitkan tak lama dari kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ke Wonsan pada pekan lalu. Dalam kunjungannya itu, Kim sempat mengatakan mendukung penuh tanpa syarat kepada Rusia dalam peperangan menghadapi Ukraina.

Selain itu, di Wonsan, Lavrov juga memuji kawasan resor pantai tersebut.

Lavrov mengatakan, proyek pariwisata tersebut akan menjadi destinasi populer baru di kalangan turis lokal dan yang berasal dari Rusia.

Dijuluki "Waikiki-nya Korea Utara" oleh media Korea Selatan, Wonsan Kalma Coastal Tourist Area dipenuhi hotel-hotel bertingkat tinggi, taman air, dan diperkirakan bisa menampung hampir 20.000 pengunjung.

Media pemerintah juga sempat mengabarkan, rombongan turis Rusia akan memenuhi kawasan wisata tersebut dalam beberapa bulan mendatang.