Bagikan:

JAKARTA - Kremlin mengatakan pada Hari Senin, gambaran besar dari pernyataan Presiden Donald Trump mengenai pasokan rudal pertahanan udara Patriot ke Ukraina adalah, pengiriman senjata dan amunisi Amerika Serikat ke Kyiv terus berlanjut dan masih berlanjut.

Presiden Trump tidak mengatakan berapa banyak Patriot yang akan dikirim ke Ukraina, tetapi Ia mengatakan Amerika Serikat akan diganti biayanya oleh Uni Eropa.

"Sekarang tampaknya pasokan ini akan dibayar oleh Eropa, beberapa akan dibayar, beberapa tidak," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan ketika ditanya tentang kata-kata Presiden Trump, melansir Reuters 14 Juli.

"Faktanya tetap, pasokan senjata, amunisi, dan peralatan militer dari Amerika Serikat terus berlanjut dan terus berlanjut ke Ukraina," tambah Peskov.

Dalam kesempatan itu Peskov juga mengatakan, Kyiv tidak terburu-buru dalam menentukan putaran ketiga pembicaraan damai, menegaskan Rusia siap untuk dan menunggu kejelasan dari Ukraina.

Pernyataan Presiden Trump mengenai rencana pengiriman Patriot ke Ukraina berbeda dibanding dengan pernyataan awal bulan ini yang mengatakan Negeri Paman Sam akan menghentikan pengiriman rudal ke Ukraina.

Diketahui, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah meminta lebih banyak kemampuan pertahanan untuk menangkis rentetan serangan rudal dan pesawat tak berawak harian dari Rusia.

Presiden Trump direncanakan bertemu Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte untuk membahas Ukraina dan isu-isu lainnya minggu ini.