JAKARTA - Petugas tanggap darurat sedang mencari korban luka di gedung-gedung setelah rudal Iran menghantam dekat taman teknologi di kota Beer Sheeva, Israel.
Badan Layanan Darurat Israel, Magen David Adom (MDA), menyebut belum ada laporan korban jiwa akibat serangan Iran pada Jumat, 20 Juni pagi waktu setempat.
Video MDA menunjukkan kerusakan parah di bagian depan gedung, serta mobil-mobil yang terbakar sehingga mengepulkan asap hitam pekat ke udara.
“Kami tiba dengan cepat di lokasi kejadian dengan pasukan besar – unit perawatan intensif, ambulans, dan motor – dan melihat asap tebal, mobil terbakar, dan kerusakan yang terlihat di salah satu gedung, beserta kerusakan pada apartemen tambahan,” kata paramedis MDA Dvir Ben Ze’ev, dilansir CNN.
BACA JUGA:
MDA menyiapkan titik-titik triase untuk para pekerja dan penghuni gedung di taman teknologi tersebut.
“Pada saat yang sama, bersama dengan Komando Front Dalam Negeri, pemadam kebakaran, dan polisi, kami melakukan pencarian di gedung yang rusak dan di apartemen yang terkena dampak untuk memastikan tidak ada orang yang terluka yang tertinggal di dalam,” sambung MDA.