Bagikan:

JAKARTA - Pengadilan Bosnia mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk pemimpin Serbia Bosnia Milorad Dodik yang dituduh menyerang tatanan konstitusional. Pengadilan menyebut Dodik melakukan pembangkangan karena pergi ke luar negeri sebagai bentuk pembangkangan

Dodik, presiden wilayah Republik Serbia Bosnia, telah memicu krisis paling parah sejak perang tahun 1990-an setelah dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun dan dilarang berpolitik selama enam tahun karena mengabaikan putusan utusan perdamaian internasional.

Dodik, pendukung lama pemisahan diri dari Bosnia yang pro-Rusia, memulai undang-undang yang melarang lembaga peradilan dan polisi negara beroperasi di wilayah Serbia, tetapi pengadilan konstitusional Bosnia menangguhkannya untuk sementara.

Menentang surat perintah penangkapan internal, Dodik menyeberang ke negara tetangga Serbia awal pekan ini kemudian pergi ke Israel untuk menghadiri konferensi antisemitisme di Yerusalem pada Kamis, 27 Mareet.

Dilansir Reuters, pengadilan negara Bosnia mengatakan surat perintah internasional juga dikeluarkan untuk Nenad Stevandic, juru bicara parlemen Republik Serbia yang sempatt pergi ke Serbia meskipun sekarang kembali ke Bosnia.

Surat perintah tersebut ada di kepolisian internasional Interpol, kata pengadilan dalam sebuah pernyataan.

Dodik mengatakan tuduhan terhadap dirinya tidak ada artinya karena bermotif politik.