JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut Pemprov DKI belum berencana menambah kuota mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah Jakarta pada tahun ini.
Namun, Syafrin menyebut ada potensi pembukaan gelombang kedua pendaftaran mudik gratis Pemprov DKI jika ada pendaftar yang tak memenuhi syarat.
"Apabila dalam verifikasi terdapat data pendaftar yang tidak valid, maka seat yang kosong tersebut akan diumumkan kembali pada pendaftaran gelombang kedua," kata Syafrin dalam pesan singkat kepada VOI, Selasa, 11 Maret.
Nantinya, Pemprov DKI akan mengumpulkan kuota pendaftar yang tak memenuhi syarat menjadi peserta mudik gratis untuk pembukaan gelombang kedua.
"Pendaftaran program mudik gratis sudah ditutup dan saat ini dalam tahapan verifikasi peserta," urai Syafrin.
BACA JUGA:
Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelumnya mengumumkan kuota mudik gratis Pemprov DKI Jakarta telah penuh oleh warga yang mendaftar. Mudik gratis baru dibuka pada 7 Maret dengan kuota 22.403 orang.
"Kuota mudik gratis Pemprov DKI Jakarta 2025 sudah habis. Terima kasih atas antusiasme masyarakat DKI Jakarta dalam pendaftaran mudik gratis Pemprov DKI Jakarta 2025," tulis pengumuman akun Instagram dishubdkijakarta, Jumat, 7 Maret.
Dalam Lebaran tahun ini, Pemprov DKI akan memberangkatkan pemudik ke 20 kota di 6 provinsi. Sementara, sepeda motor pemudik diantarkan ke 6 terminal. Pemprov DKI menyiapkan 520 bus berkapasitas 22.403 orang. Disediakan juga 20 truk untuk mengangkut 600 kendaraan roda dua.
Untuk arus mudik, Dishub DKI Jakarta mengerahkan 293 bus yang mengangkut 12.599 orang dan 10 truk yang memuat 300 unit motor. Untuk arus balik, Dishub DKI Jakarta akan menyediakan 228 bus yang mengangkut 9.804 orang dan 10 truk berkapasitas 300 unit motor.