Bagikan:

JAKARTA – Suasana di sekitar bangunan ruko yang menjadi lokasi pembunuhan JS (69) di Jalan Pemuda Raya, Rawamangun, Jakarta Timur, tampak sepi pada Kamis, 27 Februari siang. Setelah kasus tersebut terungkap, tidak ada aktivitas di lokasi, bahkan bangunan sekitar tampak kosong.

Pantauan di lapangan menunjukkan garis polisi masih terpasang di pintu pagar ruko, yang juga dilengkapi beberapa gembok. Sebuah kafe di sebelah kiri ruko terlihat tutup, sementara bangunan lain di sekitar lokasi juga tampak tidak berpenghuni.

Menurut Febi, kerabat korban, bangunan tersebut sebelumnya digunakan untuk lapo, bengkel, dan showroom kendaraan. Namun, karena sepi, akhirnya ditutup dan direnovasi sebelum insiden tragis itu terjadi.

Kasus ini menghebohkan warga setelah jenazah korban ditemukan dicor semen dan ditutup hebel di saluran air belakang proyek renovasi. Proses evakuasi melibatkan 20 personel Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, yang menggunakan alat manual seperti godam dan jack hammer untuk membongkar coran semen.

Ketua Tim Pengendali Regu Rescue Sudin Gulkarmat Jaktim, Afif, mengatakan proses evakuasi berlangsung selama 20 menit. “Mayatnya masih utuh, tapi sudah mengeluarkan aroma menyengat karena tertimbun hampir satu minggu,” ujarnya.

Saat ini, pelaku ZA (35), yang merupakan anak buah korban, telah ditangkap Polres Metro Jakarta Timur. Polisi masih mendalami motif pembunuhan keji ini.