JAKARTA - Austria menangkap seorang anak berusia 14 tahun pada 10 Februari karena dicurigai merencanakan serangan militan di stasiun kereta api Westbahnhof di Wina.
Otoritas berwenang menemukan barang-barang di rumahnya yang menunjukkan pelaku mendukung ISIS, kantor berita Austria APA melaporkan pada Rabu, 19 Februari dilansir Reuters.
Laporan tersebut menyusul serangan pisau di kota Villach di selatan pada Sabtu.
BACA JUGA:
Saat itu, seorang pengungsi Suriah berusia 23 tahun diduga membunuh seorang remaja dan melukai lima orang.
Pria itu dengan cepat menjadi radikal setelah menonton video militan di media sosial, kata pihak berwenang Austria.