TANGERANG - Polisi mengungkapkan tidak diberikan uang menjadi motif dua orang 'bang jago' berinisial S dan N mengamuk dan menganiaya guru TK di kawasan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
“Jadi motifnya) kedua pelaku tidak terima ketika tidak diberi sejumlah uang oleh korban,” kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang dalam keterangannya, Minggu, 16 Februari.
Hal senada dikatakan Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan kedua pelaku meminta uang kepada Guru TK sebesar Rp20 ribu.
“(Kedua pelaku) ingin meminta uang Rp 20 ribu,” ucapnya.
Namun permintaan itu diabaikan para guru. Hal ini pun memancing dua pelaku marah. Salah satu pelaku melakukan pemukulan. Tak hanya dia juga merusak alat musik marching band milik anak-anak TK.
Satu pelaku yang mengenakan celana loreng berwarna oranye bahkan menodongkan pisau.
Dhady menuturkan pelaku yang bernama Nurhalim mulanya marah-marah dan mengancam warga yang ada di lokasi.
“Marah sambil ngomong ’gua pecahin kepala lu’ kepada korban sambil pergi meninggalkan TKP,” tuturnya.
BACA JUGA:
Aksi ini pun viral di media sosial. Polisi yang mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan tindakan dan menangkap pelaku pada Jumat, 14 Februari, malam.
Kedua orang 'bang jago' ini ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolres Tangerang Selatan.
Goes to International Buat Kudeta di Myanmar ">