Bagikan:

JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau Awiek menyebut pihaknya mengawal penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dari tingkat bawah. Saat ini berdasarkan real count Komisi Pemilihan Umun (KPU) sementara, menunjukkan PPP lolos ambang batas parlemen.

"Jadi kami fokus pengawalan suara di bawah. Berdasarkan data internal kami, data quick count sejumlah lembaga survei, dan juga data Sirekap real count di KPU ya PPP lolos," ujar Awiek kepada wartawan, Kamis, 22 Februari.

Seluruh kader dari partai berlogo Kabah itu akan dilibatkan dalam pengawalan proses penghitungan suara. Diharapkan hasilnya akan adil bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kontestasi Pemuli 2024.

Pengawalan proses penghitungan ini dilakukan karena penghitungan Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) terjadi kesemerawutan. Di mana, ada penyusutan atau penggelembungan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

 

"Memang kemarin sempat kita jadi korban atas kesemrawutan sirekap karena banyak suara suara yang menyusut. Tapi okelah itu kan dan KPU berdalih ada kendala teknis. Kita fokus kedepan bagaimana PPP bisa lolos parliamentary threshold," kata Awiek.

Adapun, PPP memperoleh 2.825.348 suara atau 4,05 persen di tingkat nasional. Persetase itu berdasarkan hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan data masuk mencapai 61,54 persen.

Diketahui, lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen. Hal itu tertuang dalam Pasal 414 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.