Ini Tanggapan Istana soal Tagar 'Prabowo Gibran 2024' di Medsos Kemhan
Ilustrasi. Pekerja mengecat dinding gedung Istana Negara, Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019. (ANTARA-Wahyu P)

Bagikan:

JAKARTA - Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengingatkan seluruh jajaran kementerian, lembaga negara serta TNI-Polri menjaga komitmen netralitas di tengah kompetisi Piplres 2024.

Pernyataan itu dikemukakan Ari Dwipayana menyikapi munculnya hashtag atau tagar '#PrabowoGibran2024' di media sosial X resmi milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Minggu 21 Januari.

"Kita harus menyadari era sekarang ini era kompetisi Pemilu, jadi harus benar-benar dijaga netralitas dari seluruh kementerian, lembaga, termasuk ASN TNI-Polri," katanya, Senin 22 Januari, disitat Antara.

Ari mengatakan arahan Presiden Jokowi dengan tegas menyatakan bahwa netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri penting untuk dijaga oleh semua kementerian dan lembaga.

Ari memastikan ada evaluasi terhadap kejadian itu dari internal Kemhan.

"Ada evaluasi dari internal Kemhan," katanya saat ditanya apakah akan ada sanksi bagi mereka teledor terhadap postingan tersebut.

Hingga Senin 22 Januari siang, tagar Prabowo-Gibran dalam postingan tersebut telah dihapus disertai dengan penjelasan atas kekeliruan tersebut kepada warganet.

Istana mengatakan postingan '#PrabowoGibran2024' pada konten progres pembangunan perumahan TNI AU di Kompleks Skyhawk, Lanud Raden Sadjad, di Kabupaten Natuna, Kepulauan Natuna, Minggu 21 Januar, merupakan kekeliruan petugas administrasi akun media sosial X Kemhan.