Di Tengah Evakuasi Pendaki Terjebak Erupsi Gunung Marapi Beredar Video Minta Tolong
Erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar). (Antara)

Bagikan:

SUMBAR - Gunung Marapi erupsi sepanjang Minggu 3 Desember. Di tengah erupsi, beredar video pendaki gunung yang terletak di Sumatra Barat (Sumbar) itu minta tolong.

Video itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jejakpendaki. Dalam video berdurasi kurang dari setengah menit itu tampak seorang wanita terdampak hujan abu erupsi gunung.

"Ibu tolong," kata sang wanita dalam video.

Video itu juga memperlihatkan foto tiga orang pendaki laki-laki yang sama keadaannya seperti sang wanita.

Sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar terus mengupayakan evakuasi para pendaki Gunung Marapi pascaerupsi pada pukul 14.54 WIB, Minggu 3 Desember.

Video pendaki minta tolong. (Instagram @jejakpendaki)

Pelaksana Harian Kepala BKSDA Sumbar Eka Dhamayanti, mengatakan berdasarkan data terakhir pukul 16.55 WIB, Minggu 3 Desember, semua pendaki yang naik dari Koto Baru sebanyak 13 orang sudah turun.

Sementara dari pintu Batu Palano yang turun baru berjumlah 15 orang. Ia menyebutkan, berdasarkan data sistem booking online BKSDA Sumbar dan yang telah chek in di pintu masuk Batu Palano berjumlah 57 orang. Sedangkan dari pintu masuk Koto Baru berjumlah 13 orang.

"Dari Nagari Batu Palano terdata jumlah pendaki yang naik pada Sabtu (2 Desember) berjumlah 54 orang dan pada Minggu (3 Desember) sebanyak tiga pendaki," ujarnya Minggu 4 Desember.

Saat ini Gunung Marapi berada pada level II atau kategori Waspada.

Pihak berwenang telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya masyarakat yang bermukim di sekitar gunung, pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki pada radius 3 kilometer dari kawah/puncak.