Bagikan:

SURABAYA - Polrestabes Surabaya menyelidiki tewasnya perempuan muda Dini Sera Afrianti (DSA) diduga dianiaya saat berada di KTV Blackhole Surabaya, Jawa Timur. Polisi memeriksa rekaman CCTV sekaligus menunggu hasil autopsi.

"Jenazah masih dilakukan autopsi di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Kami masih menunggu hasilnya dulu," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono, Kamis, 5 Oktober.

Kepolisian juga mengumpulkan barang bukti berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi Blackhole di Jalan Mayjend Jonosoewojo termasuk CCTV di apartemen tempat ditemukannya korban DSA tergeletak.

Perempuan asal Jawa Barat itu diketahui meninggal di apartemen kawasan Pakuwon Mall, Jalan Puncak Indah Lontar, bukan di area klub.

"Sudah ada 15 saksi yang diperiksa, baik itu rekan korban, petugas di lokasi, maupun saksi lain di mana korban meninggal dunia," katanya.

Dini Sera Afrianti mengalami sejumlah luka lebam di kaki jenazah DSA. Namun polisi belum menyimpulkan adanya dugaan penganiayaan, lantaran menunggu hasil autopsi.

"Sementara ini kita tunggu hasilnya (autopsi) seperti apa," ujarnya.