Rendang Spesial untuk Prajurit TNI Yonif 131/BRS, Selamat Bertugas di Pamtas RI-Papua Nugini
Penyerahan bantuan bekal Randang dari Pemkot Payakumbuh kepada prajurit TNI dari Yonif 131/BRS (Foto: ANTARA)

Bagikan:

JAKARTA - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) menyerahkan bantuan bekal masakan randang kepada prajurit TNI dari Yonif 131/BRS. Bantuan randang yang diberikan sebanyak 18 dus dan masing-masing berisi 15 pouch ukuran 250 gram.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk keikutsertaan sekaligus dukungan masyarakat Payakumbuh kepada prajurit TNI. 

"Prajurit TNI Batalyon 131/BRS bertugas mengamankan negara. Karena Payakumbuh memproduksi randang, maka ini menjadi bagian kehadiran kita di Papua. Selamat bertugas," jelas Erwin dilansir Antara, Rabu, 3 Februari. 

Prajurit TNI Batalyon 131/BRS akan melakukan pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini. Hadir dalam penyerahan itu Sekda Payakumbuh, Rida Ananda, Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Wal Asri dan Kepala UPTD Sentra IKM Randang Payakumbuh, Novid Ardy.

Bantuan rendang diserahkan langsung kepada Komandan Yonif 131/BRS Letkol. Inf. Muhammad Erfani.

Sementara itu, Muhammad Erfani mengatakan sangat mengapresiasi Wali Kota, Wawako, Sekda serta jajaran Pemko Payakumbuh yang telah membantu mereka dengan bekal randang yang sudah jadi.

"Ini dapat meningkatkan moril kami dan sebagai tali asih Pemko kepada batalyon," katanya.

Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian seetempat Wal Asri mengatakan randang Payakumbuh dalam bentuk kemasan bila disimpan dapat bertahan selama setahun.  Manfaat lainnya randang bisa dikirim untuk misi kemanusiaan seperti bantuan bagi korban bencana alam.

"Dengan proses produksi yang tepat randang kita ini dapat bertahan setahun. Sehingga ini dapat menjadi cadangan untuk misi kemanusiaan misalnya bencana alam," ujarnya.

Yonif 131/BRS di Payakumbuh mengirim 450 prajurit untuk menjadi Satgas Pamtas Republik Indonesia-Papua Nugini.

Rencana keberangkatan dari Mako Yonif 131/BRS pada 4 Februari 2021 menuju Dumai pada pukul 14.00 Wib. Nantinya di Dumai akan dilepas oleh Pangdam I Bukit Barisan di Dumai Pada 5 Februari 2021.

Selanjutnya akan berangkat dengan KRI Tanjung Kambani pada 7 Februari 2021 pada pukul 18.00 WIB.