14 Nakes Tunggu Arahan Pemrov Papua Barat Daya soal Kembali ke Tambrauw Usai Penangkapan Anggota KNPB
Kemenkes bersama Dinkes Papua Barat Daya dan Kabupaten Tambrauw serta Polres Sorong tatap muka membahas kondisi 14 nakes pada Selasa 13 Juni. (ANTARA)

Bagikan:

PAPUA BARAT DAYA - Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad memastikan 14 tenaga kesehatan (nakes) program Nusantara Sehat yang saat ini berada di Kota Sorong akan kembali bertugas di Kabupaten Tambrauw mulai besok Kamis 15 Juni.

"Para tenaga medis sudah sepakat dan sudah ada berita acaranya dan mereka akan kembali ke tempat tugas masing-masing pada Kamis (15 Juni)," ujarnya di Sorong, Papua Barat Daya, Rabu 14 Juni, disitat Antara.

Musa'ad memastikan kondisi Tambrauw khususnya di Distrik Bamusbama sudah aman terkendali berdasarkan hasil laporan dari Penjabat Bupati Tambrauw, Engelbertus Kocu.

Sebanyak 14 nakes meninggalkan tempat tugasnya di Kabupaten Tambrauw turun ke Kota Sorong untuk berlibur sejak Jumat 9 Juni. Mereka berlibur bertepatan dengan penangkapan 19 anggota organisasi yang bertujuan memerdekakan diri dari NKRI bernama Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Situasi yang bersamaan itu membuat para nakes di Sorong belum kembali ke Tambrauw lantaran masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

"Tambrauw amankan, tidak ada lagi hal yang perlu ditakutkan karena situasi sudah dikendalikan oleh pihak TNI dan Polri bersama pemerintah," kata Musa'ad.

Sementara itu, Penjabat Bupati Tambrauw Engelbertus Kocu mengatakan usai penangkapan kondisi keamanan di Kabupaten Tambrauw khususnya di Distrik Bamusbama tetap kondusif.

Namun mengantisipasi adanya situasi tak terduga, kata dia, Pemerintah Kabupaten Tambrauw berkolaborasi dengan pihak Polres Tambrauw dan Kodim 1810/Tambrauw untuk tetap menjaga keamanan di setiap wilayahnya.

"Kita sudah rapat bersama dan mengambil kebijakan untuk menjamin kondisi keamanan di Tambrauw harus terjaga," kata Engelbertus Kocu.