Limbah Kimia Pewarna Pupuk 'Merahkan' Sungai Cilamaran, DLHK Karawang Turun Tangan
Kondisi sungai yang tercemar limbah pewarna pupuk. (ANTARA/Tangkap Layar WAG)

Bagikan:

KARAWANG - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang, Jawa Barat tengah meneliti limbah pewarna pupuk yang mencemari Sungai Cilamaran, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Karawang.
 
Kabid Penataan Peraturan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, Meli Rahmawati mengatakan, setelah mendapat informasi tentang adanya pencemaran, pihaknya langsung ke lokasi.
 
Limbah yang mencemari Sungai Cilamaran itu berasal dari pencucian drum-drum yang berisi pewarna kimia yang digunakan untuk bahan mewarnai pupuk.
 
"Kalau dari keterangannya, itu merupakan pewarna yang biasa digunakan untuk pupuk," katanya di Karawang, Antara, Jumat, 30 September. 
 
Meli mengungkapkan, pihaknya telah mengambil sampel dari air sungai dan bahan pewarna di dalam drum untuk dilakukan uji laboratorium.
 

 
Sementara itu, limbah kimia pewarna pupuk diketahui mencemari Sungai Cilamaran pada Jumat. Kondisi aliran sungai tiba-tiba berwarna merah.
 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Polres Karawang dan Satgas Citarum Sektor 19 sebelumnya telah menelusuri asal limbah yang mencemari.
 
Di wilayah Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur mereka menemukan gudang drum yang diduga menjadi lokasi pembuangan limbah pewarna tersebut. (KR-MAK)