Bagikan:

JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 WIku Adisasmito menyebut perkembangan kasus COVID-19 sembuh selama 3 minggu sebelumnya, berturut-turut mengalami perlambatan. Bahkan, dalam minggu ini, persentase kenaikan kasus sembuh juga masih melambat.

"Sangat disayangkan bahwa ternyata pada pekan ini Angka kesembuhan masih juga menurun, sehingga pada pekan ini menjadi pekan keempat dengan penurunan kesembuhan secara berturut-turut," kata Wiku dalam tayangan Youtube Sekratariat Presiden, Selasa, 17 November.

Menurut Wiku, jumlah kesembuhan di pekan ini mengalami perlambatan sebesar 9,3 persen atau hampir mencapat 10 persen. Angka ini bahkan lebih besar dari pekan sebelumnya. 

"Ini adalah kondisi yang memprihatinkan. Seharusnya jumlah kesembuhan harus terus kita jaga agar terus bertambah," tutur Wiku.

Ada lima provinsi sambung Wiku yang memiliki kontribusi perlambatan kasus sembuh COVID-19 tertinggi pada pekan ini.

Pertama, kenaikan kasus sembuh mingguan Sumatera Barat turun sebesar 1.377, Aceh turun sebesar 810, Riau turun sebesar 660, Banten turun sebesar 521, dan Jawa Tengah turun sebesar 342. 

Sementara itu, persentase kesembuhan terendah di tingkat nasional adalah Papua sebesar 51,50 persen, Lampung 51,97% persen, Jambi 68,23 persen, Sulawesi Tengah 70,8 persen, dan Sulawesi Barat 72,62 persen.

"Saya berpesan kepada seluruh provinsi terutama provinsi-provinsi yang disebutkan untuk betul-betul dapat meningkatkan kualitas penanganan COVID-19. Jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk mendongkrak angka kesembuhan dan menekan angka kematian," pungkasnya.