Bagikan:

JAKARTA - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) meresmikan "Jalan Presiden Joko Widodo" di Abu Dhabi. Jalan itu diresmikan sebagai simbol hubungan erat Indonesia dan Uni Emirat Arab. Bagaimana Indonesia di mata UEA, di mana letak jalan itu, serta siapa saja tokoh yang berposisi sama seperti Jokowi?

Menurut keterangan tertulis KBRI Abu Dhabi, Selasa, 20 Oktober, peresmian jalan dilakukan oleh Ketua Kantor Eksekutif Abu Dhabi Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Acara berlangsung pukul 16.45 waktu setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab Husin Bagus dan staf KBRI Abu Dhabi lainnya. Selain itu, turut hadir sejumlah pejabat Kementerian Luar Negeri UEA dan Abu Dhabi Municipality, yang bersama-sama menyaksikan penyingkapan tirai merah penutup nama jalan.

Sheikh Khalid mengatakan, selain refleksi hubungan erat Indonesia dan Uni Emirat Arab, penamaan jalan juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan Pemerintah UEA kepada Jokowi. Bagi UEA, selama menjabat sebagai Presiden RI, Jokowi telah membawa kemajuan bagi hubungan dua negara.

Tentang Jalan Jokowi

Jalan Presiden Joko Widodo terletak di salah satu ruas jalan utama yang membelah Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC) dengan kawasan yang ditempati sejumlah kantor perwakilan diplomatik. Jalan itu sebelumnya bernama Al Ma'arid Street.

Dalam bahasa Indonesia, Al Ma'arid Street berarti "pameran". Jalan itu menghubungkan Jalan Rabdan dengan Jalan Tunb Al Kubra.

Nama-nama jalan di Abu Dhabi umumnya merupakan nama geografis yang merefleksikan sejarah daratan lokasi jalan tersebut. Selain itu, nama jalan biasanya diambil untuk melestarikan budaya dan identitas Abu Dhabi.

Namun, Pemerintah Abu Dhabi, pada 2013 telah mengubah nama sejumlah jalan utama dengan nama-nama pemimpin besar Abu Dhabi. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang visi, kepemimpinan, dan kontribusi para pemimpin yang membangun masyarakat UAE.

Perubahan nama jalan di Abu Dhabi dengan nama pemimpin negara sahabat sebelumnya pernah dilakukan Pemerintah UAE pada 23 September 2019. Saat itu UAE meresmikan Jalan King Salman bin Abdulaziz Al Saud di salah satu ruas jalan di Abu Dhabi.

Sama seperti Jalan Jokowi. Jalan King Salman bin Abdulaziz Al Saud merupakan bentuk penghormatan atas kontribusi Raja Salman memperkuat hubungan bilateral UEA-Arab Saudi serta kontribusi Sang Raja dalam perkembangan dunia Islam.

Bagi tokoh Indonesia, Jokowi bukan yang pertama diabadikan sebagai nama jalan di negeri luar. Sebelumnya Abu Dhabi mengabadikan Jalan Sukarno di Rabat, Maroko; Jalan Muhammad Hatta di Harleem, Belanda; Jalan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam; dan Jalan Munir di Den Haag.