Survei Terbaru, Ganjar Pranowo Moncer, Prabowo dan Anies Baswedan Membuntuti
Ilustrasi (Foto: Irfan Meidianto/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Lembaga Politika Research & Consulting bersama Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei terkait figur nasional potensial calon presiden dan wakil presiden 2024 sekaligus meneropong kemungkinan poros koalisi partai politik.
 
Hasilnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menduduki posisi teratas elektabilitas capres top of mind dengan perolehan 17,2 persen. Kedua, Prabowo Subianto dengan 16,4 persen, ketiga Anies Baswedan 9,1 persen. 
 
"17,2 persen itu menyatakan Ganjar Pranowo, 16,4 persen menyatakan Prabowo Subianto, dan 9,1 persen Anies Rasyid Baswedan," ujar Direktur Eksekutif Politika Research & Consulting Rio Prayogo dalam Rilis Survei Nasional Political Outlook, Meneropong Poros Koalisi Partai secara daring, Senin, 27 Desember. 
 
Setelahnya ada Joko Widodo dengan 6,9 persen, Sandiaga Uno 5,2 persen, Ridwan Kamil 4,0 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,5 persen. Disusul Basuki Tjahaja Purnama 1,6 persen, Gatot Nurmantyo 1,1 persen, Puan Maharani 0,8 persen dan lainnya 6,8 persen. 
 
"Ini mungkin tidak tahu atau menginginkan Jokowi 3 periode," katanya. 
 
Sementara jika disimulasikan pilpres pada hari ini dengan melibatkan 15 nama, Ganjar Pranowo menang dengan perolehan 25 persen. Prabowo Subianto di posisi kedua dengan 22,9 persen, Anies Baswedan ketiga dengan 12,4 persen. 
 
Sandiaga Salahuddin keempat dengan 9,4 persen, Ridwan Kamil 5,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 5,2 persen. Ketujuh Gatot Nurmantyo 1,9 persen. 
 
Sedangkan kedelapan ada Khofifah Indar Parawansa 1,6 persen, kesembilan Tri Rismaharini 1,4 persen, Puan Maharani kesepuluh dengan 1,1 persen.
 

 
Sebelas Susi Pudjiastuti 0,9 persen, duabelas Airlangga Hartarto 0,8 persen, tigabelas Erick Tohir 0,6 persen, empat belas Surya Paloh 0,4 persen dan tidak tahu 10,6 persen.   
 
"Setidaknya lima belas ini yang mendominasi. Ganjar mendahului Prabowo. Harus diakui dalam berbagai survei Ganjar paling dianggap layak dijadikan capres pasca Jokowi," kata Rio.
 
Survei ini dilakukan pada 12 November - 4 Desember 2021. Dengan melibatkan 1.600 responden di 34 provinsi. Kriteria responden berusia minimal 17 atau sudah menikah.  
 
Pengambilan dengan menggunakan metode multi stage random sampling dengan margin of error 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 9,5 persen.