Zulkifli Hasan Ramalkan Nasib Gibran di Dunia Politik Akan Seperti Jokowi
Gibran Raka Buming (Foto: Instagram @gibranrakabuming)

Bagikan:

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan meyakini anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang maju di Pilwalkot Solo 2020, Gibran Rakabuming bersama pasangannya, Teguh Prakoso akan memenangi pertarungan itu dengan jumlah suara mencapai 80 persen tanpa peduli siapapun lawannya.

"Perkiraan saya, mungkin bisa diatas 80 persen kalau coblos-coblos, perkiraan saya dan biasanya ramalan saya benar. Apapun lawannya nanti ya, apa ada lawan, apa kotak kosong tapi kira-kira seperti itu," kata Zulhas usai melakukan pertemuan untuk memberikan rekomendasi dengan Gibran di Jakarta, Rabu, 12 Agustus.

Selain meyakini Gibran akan menang besar di Pilwalkot Solo, Zulhas meyakini Gibran akan mengikuti jejak sang ayah, Presiden Jokowi di dunia politik termasuk menjadi kepala daerah hingga menjadi presiden. 

Dia bahkan meyakini Gibran akan punya jenjang karir lebih baik dari ayahnya karena saat ini usianya masih cukup muda. "Kalau wali kota ikut jejak ayahanda, kan. Kan wali kota, gubernur, berapa lagi nambah tuh, bisa 10 tahun. Sekarang usia masih 30-an, pas itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Zulhas mengatakan kehadiran Gibran di ajang pemilihan kepala daerah bisa menjadi representasi dari kepemimpinan anak muda maupun regenerasi yang bisa membawa semangat dan dinamika yang baik bagi bangsa ke depan. 

Jika nantinya kepemimpinannya berjalan dengan baik, dia menilai, Gibran sangat mungkin dicalonkan sebagai kandidat calon presiden di periode yang akan datang. "Itu beberapa alasan kami dam sekali lagi Gibran mulai dari level kota, tentu ini (calon, red) presiden yang baik untuk semua calon pemimpin di masa depan, mulai dari bawah nih, dari Walikota, terus nanti akan jenjang lebih tinggi," ujarnya.

Diketahui, PAN secara resmi telah memberikan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka dan pasangannya, Teguh Prakosa di Pilwalkot Solo. Adapun alasan partai tersebut memilih anak Presiden Jokowi tersebut karena mereka mengganggap pengusaha itu merupakan calon terbaik dan bisa membawa kemajuan di Kota Solo jika terpilih.

Sebelumnya, dari 45 kursi DPRD Kota Solo, PDIP menguasai 30 kursi. Di posisi kedua ada PKS, disusul Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Amanat Nasional dengan masing-masing 3 kursi, serta 1 kursi terakhir dipegang oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sementara syarat untuk mengusung pasangan calon di Pilkada 2020 minimal harus memiliki 9 kursi dan saat ini Gibran telah mengantongi dukungan dari PDI Perjuangan, Golkar, Partai Gerindra, dan PAN.