PKS Masih Lobi Golkar-PAN Berkoalisi Lawan Gibran
Ilustrasi (Irfan Meidianto/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah Abdul Fikri Faqih menyebut pihaknya masih berusaha melobi Partai Golkar dan PAN untuk menjajaki koalisi Pilkada Solo.

PKS menurutnya masih punya peluang untuk mengusung calon lawan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Sebab partai yang dijajaki belum resmi memberikan rekomendasi dukungan kepada Gibran.

"Peta politik pilkada itu bisa berubah. Golkar, PAN, dan PSI kan belum menerbitkan rekomendasi untuk mendukung Gibran. Selama masih ada peluang, kita terus berkomunikasi untuk membangun koalisi," kata Fikri kepada VOI, Selasa, 11 Agustus.

Untuk mencari penantang Gibran, PKS perlu mencari parpol dengan minimal 4 kursi. Sebab syarat mengusung calon dibutuhkan minimal 9 kursi DPRD Solo. PKS sendiri punya 5 kursi di dewan.

"Kita masih punya peluang. PKS kan punya 5, lalu Golkar punya 3 kursi, PAN 3 kursi, dan PKS 1 kursi. Kalau PDIP dan Gerindra sudah resmi memberikan rekomendasi pada Gibran, jadi tidak kita hitung," ujar Fikri.

Agar koalisi bisa terbangun, PKS tak ingin jual mahal. PKS tidak ingin memaksakan keputusan pemilihan calon. Namun ada sejumlah tokoh yang dilirik yakni Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo dan cucu Pakubuwono XII, BRA Putri Woelan Sari Dewi.

"PKS siap mengakukan sosok kalau didukung partai koalisi atau elemen umat. Tapi, kita kan harus tahu diri juga. Calon yang kita dukung, kadang punya kapabilitas, tapi akseptabilitas kurang karena namanya belum dikenal," tutur dia.

Sebelumnya, DPD PSI resmi mendukung Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa di Pilkada Solo. Dukungan ini disampaikan saat penyerahan rekomendasi Gibran-Teguh secara simbolis oleh Ketua DPD PSI Surakarta, Antonius Yogo Prabowo. Prosesi ini berlangsung di halaman Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Senin 10 Agusutus.

Yogo Prabowo mengatakan, partainya dari awal sudah berkomitmen mendukung Gibran. Rekomendasi dukungan ini diteken Ketum PSI Grace Natalie dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni pada 7 Agustus.

"Kami sebagai partai anak muda bakal kencang dan membuat aksi kreatif mendukung Gibran-Teguh," kata Yogo dikutip Antara.