Ditolak Juru Parkir, Bobby Nasution Tetap Launching e-Parking di 22 Lokasi di Medan

MEDAN - Meski mendapatkan penolakan dari juru parkir, Wali Kota Medan Bobby Nasution tetap meresmikan penerapan e-parking di 22 titik pada 8 kawasan di Medan.

Dari penerapan e-parking, Wali Kota Medan Bobby Nasution menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor tersebut naik hingga 3 kali lipat. 

Dijelaskan Bobby Nasution, e-parking sebelumnya telah diterapkan di Jalan Ahmad Yani, kawasan Kesawan. Namun, dalam penerapan, ada beberapa perbaikan yang dilakukan. 

"Kita launching di 22 jalan langsung, dan penerapan tadi. Ada beberapa keuntungan, pertama transparansi bagi PAD kita. Harapan kita bisa meningkatkan 3 kali lipat dari PAD retribusi parkir hari ini," kata Bobby Nasution, Senin, 18 Oktober.

Dalam penerapan e-parking di 22 titik ini, Bobby Nasution meminta masyarakat untuk berperan dan memberikan masukan kepada Pemko Medan. 

"Peran serta masyarakat dilibatkan agar penerapannya memudahkan masyarakat dan memberikan masukan kepada kami Pemko Medan dalam memberikan pelayanan parkir. Ini Beberapa nilai plus yang kami anggap bisa membantu," jelas dia. 

Selain menargetkan PAD retribusi parkir naik hingga 3 kali lipat, penerapan e-parking ini juga diharapkan bisa meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Sebab, selama ini, juru parkir banyak yang seolah-olah ibarat 'ninja' dengan muncul tiba-tiba saat pengendara keluar.

"Pelayanannya banyak yang disampaikan, pas masuk nggak nampak tukang parkirnya pas keluar baru nampak, ini yang perlu kita perbaiki," kata Bobby Nasution. 

"Kalau retribusi wajib, percuma kalau elektronik kalau PAD tak meningkat, tapi harus ada yang lebih, itu pelayanannya," sambung wali kota Medan. 

Dalam penerapan e-parking ini, pihak ketiga yang menjadi pengelola wajib memperhatikan kesejahteraan juru parkir. Dalam hal ini, juru parkir yang terlibat berhak mendapatkan pendapatan pasti tiap bulan. 

"Jukir kita berikan pendapatan pasti perbulan, BPJS dan pendapatan share dari pengutipan yang dilakukan perhari," kata Bobby Nasution.