Kalahkan Brighton, Arsenal Kian Dekat Akhiri Puasa Trofi Liga

JAKARTA - Arsenal kian dekat mengakhiri puasa trofi liga. Dalam duel melawan tuan rumah Brighton and Hove Albion di Stadion Amex, Kamis, 5 Maret 2026 dini hari WIB, Arsenal menang tipis 1-0.

Kemenangan krusial yang menunjukkan Arsenal mampu mengatasi tekanan saat kompetisi memasuki pekan-pekan akhir. Apalagi, Arsenal sudah cukup jauh meninggalkan pesaingnya yang justru kehilangan poin. Manchester City yang menduduki peringkat dua malah ditahan Nottingham Forest 2-2 di laga kandang.

Sementara Manchester United yang berhasil menyodok ke papan atas akhirnya menelan kekalahan pertama di bawah asuhan Michael Carrick. Begitu pula Aston Villa yang digeser Man Utd malah belum bisa kembali ke peringkat tiga usai dihajar Chelsea 4-1.

Pada laga midweek ini, Arsenal menjadi satu-satunya tim papan atas yang menorehkan kemenangan lewat satu-satunya gol yang dicetak Bukayo Saka. Kemenangan itu mengukuhkan posisi The Gunners di puncak klasemen setelah mengantungi poin 67.

Arsenal sudah unggul tujuh poin dengan Man City saat mereka masih akan menyelesaikan delapan pertandingan liga. Hanya saja, Man City masih menyimpan sembilan pertandingan sehingga secara matematis masih bisa memburu Arsenal. Apalagi, Man City punya jadwal menjamu pesaingnya dari London Utara ini.

Bila mampu mengatasi tekanan menghadapi persaingan memperebutkan titel seperti saat menyerahkan trofi kepada Man City pada musim 2023 dan 2024, Arsenal berpeluang memenuhi ambisi mengakhiri puasa gelar selama puluhan tahun.

Ya, Arsenal terakhir kali memenangi Premier League pada 2004. Ini berarti mereka masih menunggu selama 22 tahun untuk kembali juara liga.

Tak hanya itu, pasukan Mikel Arteta juga menyimpan ambisi meraih quadruple karena masih bertahan di Liga Champions, Piala FA dan melangkah ke final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup menghadapi Man City. Trofi Liga Champions juga menjadi target Arsenal karena mereka satu-satunya klub elite Premier League yang belum pernah mengangkat trofi kuping lebar.

Brighton sendiri masih berkutat di papan bawah setelah menelan kekalahan di kandang sendiri. Mereka menduduki peringkat 13 dengan poin 37. Atau unggul sembilan poin dengan West Ham United yang berada di zona degradasi.

Di pertandingan itu, Brighton sesungguhnya mampu memberi perlawanan meski menghadapi tim yang bertengger di puncak. Bahkan The Albion nyaris unggul saat laga baru berjalan tiga menit gara-gara kiper David Raya melakukan blunder.

Dirinya hendak memberikan bola kepada rekan sendiri tetapi malah diterima Carlos Baleba yang kemudian melepaskan tendangan ke gawang. Beruntung ada bek Gabriel Magelhaes yang membuang bola sebelum melewati garis.

Meski mendapat ancaman di menit-menit awal, Arsenal juga cepat bangkit dan mampu membobol gawang Brighton juga saat pertandingan memasuki menit kesembilan.

Lewat sebuah serangan, Saka yang berada di sisi kanan melakukan penetrasi ke kotak penalti dan kemudian menendang bola. Tendangan Saka sempat mengenai Baleba yang membuat bola sedikit berbelok arah dan melewati kedua kaki kiper Bart Verbruggen.

Ini gol kedua Saka selama 19 pertandingan terakhir di berbagai kompetisi. Pemain berusia 25 ini juga menjadi pemain paling muda keempat yang mencapai milestone 300 pertandingan bersama Arsenal.

Setelah unggul 1-0, Arsenal seperti mengalami penurunan. Mereka bermain lambat dan selalu mengulur-ulur waktu saat mendapat bola mati. Bahkan pemain Arsenal seperti sengaja berlama-lama saat melakukan lemparan ke dalam yang membuat manajer Brighton Fabian Hurzeler melakukan protes kepada wasit keempat.

Aksi protes Hurzeler sempat mendapat respons dari Arteta. Dengan tensi pertandingan yang tinggi, kedua manajer terlihat saling tuding di pinggir lapangan.

Di babak kedua, Brighton berusaha bangkit untuk menyamakan skor. Hanya usaha mereka tak kunjung membuahkan hasil. Meski demikian mereka mendapat peluang melalui Georginio Rutter. Namun tendangan setengah voli dia bisa digagalkan Raya.

Selanjutnya sepakan dari Yankuba Minteh juga masih melebar. Begitu pula sundulan Jack Hinshelwood tak mengancam gawang Arsenal yang berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga laga usai.