Mengenal Kafe Bertema Yesus yang Lagi Viral di Korea Selatan

JAKARTA - Kalau dengar kata birthday cafe di Korea Selatan, yang terbayang biasanya adalah foto idol K-pop, cup sleeve edisi terbatas, dan penggemar yang antre panjang demi merchandise. Tapi kali ini ada yang berbeda. Yang dirayakan bukan idol K-pop, melainkan Yesus. Kini kafe ulang tahun Yesus sedang ramai diperbincangkan dan viral di Korea Selatan.

Di Korea Selatan, birthday cafe sudah menjadi budaya populer. Para penggemar biasanya menyewa kafe untuk beberapa hari dan mengubahnya menjadi ruang penuh dekorasi, foto, dan acara khusus demi merayakan ulang tahun idola favorit mereka. Konsep ini sangat lekat dengan dunia K-pop, tapi ternyata bisa dikemas dengan cara yang sama sekali berbeda.

Melihat budaya ini begitu dekat dengan anak muda, sebuah organisasi Kristen bernama Korea CCC (Campus Crusade for Christ)menghadirkan ide unik yakni merayakan ulang tahun Yesus dengan konsep birthday cafe ala K-pop. Hasilnya kafe pop-up bertema Natal yang terasa hangat, seru, dan jauh dari kesan kaku.

Begitu masuk ke dalam kafe, suasananya langsung terasa seperti birthday cafe pada umumnya. Ada cup sleeve khusus, stiker, photocard, merchandise, photobooth, sampai berbagai permainan kecil. Bedanya semua dekorasi dan kontennya bertema Yesus dan Natal.

Dilansir dari laman Seoul Searching, salah satu spot yang paling ramai dikunjungi adalah pajangan berdiri Yesus berukuran asli dengan pose setengah bentuk hati. Pengunjung dapat melengkapi pose tersebut untuk berfoto bersama. Menariknya, Yesus juga 'memiliki' light stick sendiri dengan desain khas yang terinspirasi dari konser K-pop.

Seperti aturan birthday cafe pada umumnya, setiap pengunjung diwajibkan membeli satu minuman. Setelah itu, bebas menikmati semua aktivitas yang ada. Ada juga stamp rally, di mana pengunjung yang menyelesaikan misi-misi tertentu akan mendapatkan hadiah. Mulai dari gelato, stiker lucu, hingga photocard edisi khusus.

Hal yang membuat kafe ini terasa berbeda adalah suasananya. Alih-alih seperti acara keagamaan formal, tempat ini lebih terasa seperti ruang nongkrong komunitas. Anak muda datang bukan hanya untuk ibadah, tapi juga untuk bersosialisasi, berfoto, dan menikmati suasana Natal dengan cara yang lebih santai. Menariknya, kafe ini terbuka untuk siapa saja, baik yang beragama Kristen maupun tidak.

Tak heran kalau kafe ulang tahun Yesus ini selalu viral setiap tahun. Konsepnya sederhana, tapi terasa segar dan relevan dengan budaya anak muda Korea. Ini adalah contoh bagaimana pesan keagamaan bisa disampaikan dengan cara kreatif tanpa kehilangan esensinya.

Tahun ini, kafe pop-up ulang tahun Yesus akan hadir di tiga kota di Korea, yaitu Seoul, Busan, dan Gongju, dan berlangsung selama periode Natal. Bagi Anda yang sedang berada di Korea atau berencana berkunjung di akhir tahun, kafe ini bisa jadi pengalaman Natal yang berbeda dan berkesan.