Mengenal Apa Itu Surf and Turf, Sejarah, dan Perdebatan Soal Penemunya
YOGYAKARTA - Pernahkah Anda mendengar tentang hidangan lezat "Surf and Turf"? Makanan ini seringkali menjadi primadona di restoran-restoran kelas atas, yang harmoni sempurna antara cita rasa laut dan darat dalam satu piring.
Dalam artikel ini, kita akan menyelami lebih dalam apa itu Surf and Turf, serta mengetahui lebih dalam sejarah dibalik terciptanya makanan ikonik ini.
Apa Itu Surf and Turf?
Dilansir dari laman Greco Restaurant, “Surf and Turf" adalah hidangan klasik yang popularitasnya menjadi ikon kuliner global. Daya tarik utama makanan ini terletak pada fleksibilitasnya yang secara teknis, hidangan ini bisa memadukan daging merah dengan makanan laut.
Menariknya, Anda berpotensi mencicipi Surf and Turf dengan cita rasa yang sangat berbeda dari yang lainnya. Bahkan untuk kombinasi lobster dan steak yang umum, cara penyajiannya yang beragam membuat hampir tidak mungkin menemukan dua hidangan Surf and Turf yang benar-benar identik.
Asal Mula Nama "Surf and Turf": Sebuah Misteri yang Menarik
Nama "Surf and Turf" memang mudah diingat dan cukup deskriptif. Namun, asal usul pastinya masih menjadi teka-teki.
Dugaan terkuat menunjuk pada kemunculan nama ini di kedua pantai Amerika Serikat (Timur dan Barat) pada tahun 1939. Uniknya, pada masa itu, "Surf and Turf" tidak merujuk pada makanan sama sekali.
Mulanya surf and turf adalah istilah ini digunakan untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan pantai, mulai dari pakaian renang, tas pantai, hingga alas berjemur. Baru pada tahun 1960-an, istilah ini mulai digunakan untuk makanan.
Ada keyakinan bahwa Surf and Turf pertama kali digunakan sebagai nama hidangan di pantai salah satu pesisir AS. Mungkin, orang-orang saat itu meminjam istilah lama yang merujuk pada barang-barang pantai untuk menamai item menu yang telah lama ada.
Baca juga artikel yang membahas Perbedaan Kimbab dan Sushi: Saudara Kembar Tak Identik, Mana yang Lebih Enak?
Sejarah Surf and Turf: Perkembangan di Era 60-an
Pada era 1960-an, ketika hidangan ini pertama kali muncul dan mulai populer, banyak restoran memiliki ide cemerlang untuk menyandingkan dua hidangan lezat yang kaya daging.
Kombinasi lobster dan steak menjadi pasangan paling populer, dan kemungkinan besar inilah alasan mengapa hidangan ini tetap digemari hingga saat ini.
Lantas, dari mana sebenarnya resep Surf and Turf berasal? Seperti yang disebutkan sebelumnya, para sejarawan masih berselisih mengenai apakah hidangan ini berasal dari Pantai Timur atau Pantai Barat. Kedua belah pihak memiliki bukti yang mendukung klaim mereka.
Mereka yang mendukung gagasan bahwa hidangan ini berasal dari Pantai Timur mengutip sebuah iklan dari tahun 1966. Pada Januari tahun itu, sebuah surat kabar di Lowell, Massachusetts, The Lowell Sun, memuat iklan untuk makan malam "Champagne Surf 'N Turf".
Klaim Pantai Timur menjelaskan jika resep yang ada memang menyertakan filet mignon, namun alih-alih lobster, yang diiklankan adalah kaki kepiting Alaska.
Namun, klaim yang mungkin lebih kuat datang dari Pantai Barat, dari sebuah restoran yang terletak di puncak Space Needle di Seattle.
Baca juga:
Restoran tersebut mengklaim sebagai rumah asli Surf and Turf, dengan mengatakan bahwa mereka pertama kali menyajikannya pada tahun 1962, empat tahun sebelum iklan di The Lowell Sun. Bahkan, mereka menyebutkan bahwa hidangan ini disajikan selama 1962.
Selain apa itu surf and turf, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya!