Tes Pauli adalah Salah Satu Psikotes yang Mudah Tapi Berisiko, Begini Penjelasannya

YOGYAKARTA - Proses rekrutmen karyawan bagi sebagian perusahaan dapat berjalan panjang dan rumit. Oleh karena itu rangkaiannya tidak hanya dilakukan sebatas seleksi berkas dan wawancara, tetapi juga melibatkan psikotes untuk mengukur kemampuan calon pekerja. Tes pauli adalah salah satu tes yang biasanya digunakan dalam hal ini.

Karena memiliki tujuan yang beragam, jenis psikotes juga ada banyak jenisnya. Tes Pauli menjadi salah satu jenis psikotes yang sangat sederhana. Namun, tes ini juga bisa menjadi tes yang sulit dan menantang.

Anda membutuhkan ketelitian dan kecepatan saat melakukan tes ini. Karena peserta tes harus fokus, tentu tidak memberi kesempatan bagi siapapun untuk melakukan tindak manipulasi dalam pengerjaannya.

Sejarah Tes Pauli

Pada awalnya ditemukan oleh Richard Pauli pada tahun 1938, dan dikembangkan dari tes sebelumnya yang disebut Kraeplin, sebuah tes yang ditemukan oleh Emil Kraeplin. Tes ini mengharuskan calon kandidat menangani beberapa masalah dengan batas waktu yang ditentukan.

Lembar kerja tes ini berupa lembaran kertas koran. Anda akan mendapatkan kumpulan angka 0 sampai 9 yang tersusun secara vertikal berbentuk lajur di dalamnya. Dalam waktu tertentu, dua angka yang berdekatan harus dijumlahkan dan hasil setiap penjumlahannya ditulis di antara kedua angka tersebut.

Dalam waktu 60 menit, penjumlahan angka-angka ini dilakukan dari atas ke bawah. Namun, pengawas akan memberi instruksi setiap 3 menit sekali. Pada saat itu, peserta harus memberi garis sebagai tanda pada batas terakhir hasil kerjanya. Selanjutnya, peserta boleh mulai lagi untuk mengerjakan penjumlahan pada lajur selanjutnya.

Dalam dunia kerja, Pauli test dianggap bisa mengukur sikap kerja dengan mengukur unsur kemauan, yaitu hal yang paling kuat diukur dalam tes ini.

Psikotes jenis ini memiliki paham bahwa manusia dapat belajar dan berlatih untuk menambah performa, tingkat motivasi, dan kemampuannya yang penting untuk ditinjau.

Apa Tujuan Tes Pauli?

Tes ini memang terlihat gampang, tetapi pada dasarnya tidak semudah yang dibayangkan. Tes ini harus dilakukan dengan tetap mempertahankan ketelitian, kecepatan, ketekunan, dan daya tahan. Tes ini juga dapat memperlihatkan tingkat stabilitas emosi dan penyesuaian diri seseorang saat dihadapkan pada suatu masalah.

Dengan jumlah soal yang banyak, monoton, dan memerlukan ketelitian, perekrut dapat menyimpulkan tingkat konsentrasi, ketelitian, dan ketekunan. Semakin banyak kesalahan yang terjadi, berarti semakin buruk hasil penilaian.

Dari hasil penilaian tersebut, perusahaan akan menginterpretasikannya untuk mengukur produktivitas, ritme kerja, kehendak, dan juga keuletan para peserta tes.

Tips dan Cara Mengerjakan Pauli Test

  • Langkah pertama untuk mengerjakannya yaitu dengan menjumlahkan dua angka teratas dan tuliskan hasilnya di sebelah kanan di antara dua angka tersebut. Jika hasilnya terdiri dari dua digit, Anda cukup tuliskan digit terakhir.
  • Lakukan hal sama pada dua angka berikutnya secara berurutan hingga ke bagian paling bawah. Jika Anda keliru menjumlahkan, coret hasil yang salah dan tuliskan hasil yang benar di sebelahnya.
  • Jika Anda tidak sengaja melewatkan lajur soal, cukup teruskan perhitungan pada lajur selanjutnya. Jika ada aba-aba untuk berhenti, garis bawahi angka terakhir yang dikerjakan, kemudian lanjutkan ke soal berikutnya.
  • Agar tidak teralihkan pada hal apa pun, Anda perlu menjaga fokus dan konsentrasi. Upayakan pula agar Anda mengerjakan di setiap lajurnya secara stabil agar tidak menghasilkan kurva berbentuk zig-zag.

Beberapa hal yang Anda Butuhkan untuk Melakukan Tes Pauli

  • Energi fisik yang prima
  • Konsentrasi penuh
  • Keterampilan berhitung cepat yang baik
  • Motivasi dan berorientasi pada tujuan
  • Respons cepat untuk menuliskan angka
  • Memiliki fokus pada ujian.

Berapa Lama Waktu Tes Pauli?

Anda hanya perlu menghitung setiap angka dengan angka lain yang tersedia, mulai dari atas kolom hingga bawah. Adapun batas waktu Tes Pauli ini yaitu 60 menit. Anda harus menjawab sebanyak mungkin perhitungan dalam waktu 60 menit.

Demikianlah ulasan tentang tes pauli dan tips mengerjakannya. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.