Presiden Zelensky Serukan Sekutu Tepati Janji Pasokan Senjata Bagi Ukraina
JAKARTA - Presiden Volodymy Zelensky pada Hari Minggu meminta Sekutu untuk menepati semua janji pasokan senjata bagi Ukraina, termasuk yang ditujukan untuk melawan serangan udara Rusia.
Presiden Zelensky mengatakan, selama sepekan terakhir pasukan Rusia telah melancarkan ratusan serangan ke Ukraina, dengan hampir 700 bom udara dan lebih dari 600 pesawat nirawak serang digunakan.
Pertahanan udara Ukraina menjatuhkan 60 dari 94 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia semalam, kata angkatan udara pada Hari Minggu, melansir Reuters 13 Januari.
Dikatakan, sekitar 34 pesawat nirawak "hilang", mengacu pada penggunaan peperangan elektronik Ukraina untuk mengarahkan pesawat nirawak Rusia.
"Setiap minggu, perang Rusia berlanjut hanya karena tentara Rusia mempertahankan kemampuannya untuk meneror Ukraina dan mengeksploitasi keunggulannya di udara," kata Presiden Zelensky di Telegram.
Ia meminta sekutu Ukraina untuk memenuhi perjanjian yang telah dibuat.
"Keputusan yang dibuat pada pertemuan puncak NATO di Washington, serta keputusan yang diadopsi selama pertemuan Ramstein mengenai pertahanan udara untuk Ukraina, masih belum sepenuhnya dilaksanakan," seru Presiden Zelensky.
Baca juga:
- Donald Trump Kritik Pejabat California, Presiden Biden Pastikan Dukungan Federal Tangani Kebakaran Los Angeles
- Pemadam Kebakaran Masih Kesulitan Kendalikan Api, Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Bertambah
- Swiss Siap Jadi Tuan Ruah Pertemuan Presiden Putin dan Donald Trump Mengenai Ukraina
- Menhan Katz Sebut Israel Tidak akan Membiarkan Tepi Barat Menjadi Gaza atau Lebanon Selatan
Sebelumnya, Presiden Zelensky pekan lalu mengatakan, dirinya telah membahas dengan mitra dan Amerika Serikat kemungkinan memberikan Ukraina lisensi untuk memproduksi sistem pertahanan udara dan rudal.