PKL Tanah Abang Korban Penertiban Satpol PP Akui Razia Tidak Sering, Padahal Dagangnya Setiap Hari
JAKARTA - Ratusan petugas gabungan kembali tertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 September, siang. Petugas melakukan penertiban secara persuasif.
"Saya tanya, kalian mau kosongin gak? Kalau tidak mau kosongin, saya kosongin. Tembok kosongin, saya minta tolong tembok kosongin. Ikuti aturan," kata anggota Satpol PP Jakarta Pusat kepada pedagang di lokasi saat penertiban berlangsung, Kamis, 14 September.
Para PKL yang ditertibkan memang terlihat berjualan di atas trotoar dan menutupi jalur disabilitas di sepanjang Jatibaru, Tanah Abang. Dan secara jelas itu melanggar peraturan, tidak sesuai peruntukan.
Baca juga:
- Rumah Mewah yang Dijadikan Tempat Syuting Film Porno di Pasar Minggu Mau Dijual, Ada yang Minat?
- Jika Tidak Tertangkap, EO Pesta Orgy yang Ditangkap di Jaksel Akan Gelar di Bali dan Semarang
- Gelar Pesta Seks di Semanggi Jaksel, Panitia Dapat Untung Rp2,5 Juta Per Kepala
- Ferdy Sambo dan Putri Candrawati Pindah Lapas, Alasannya Mau Dibina
"Gimana orang mau lewat, bapak sudah memakai badan trotoar semua. Mundur-mundur semua. Rak dagang menutup jalan tunanetra lagi," ucapnya kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang ditertibkan.
Sementara menurut salah satu pedagang kaki lima (PKL) yang ditertibkan, penertiban ini tidak berlangsung secara rutin.
"Sekali-sekali tidak sering, cuma yang sering patroli aja. Alhamdulillah tidak ada yang dibawa. Saya jualan di belakang garis kuning," ucapnya.