Anies Baswedan: Pakai Masker Tidak Nyaman, Tapi Lebih Tidak Nyaman Kena COVID-19

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut menggunakan masker memang tidak nyaman. Namun, dia menilai masker merupakan perlindungan yang paling kuat untuk mencegah penularan COVID-19 selain dengan vaksinasi.

Dalam acara 'Jakarta Bermasker' yang digelar di Polda Metro Jaya, dia mengatakan, pihaknya mendukung kampanye penggunaan masker ini. Namun, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini tak menampik masih banyak orang yang menilai memakai masker di setiap kegiatan itu tidak enak karena lembab, panas, terutama di tempat yang tidak memiliki pendingin udara.

"Bahwa pakai masker tidak enak. pakai masker bukan sesuatu yang membahagiakan. Pakai masker itu lembab, panas, apalagi di tempat yang tidak ber-ac tapi saya boleh bersaksi di sini, saya pernah merasakan. Jauh lebih tidak nyaman terkena COVID," kata Anies dalam acara tersebut, Rabu, 3 Maret.

"Tidak nyamannya memakai masker itu masih lebih nyaman daripada terkena COVID-19," imbuhnya.

Sehingga, dia meminta kepada semua pihak tanpa terkecuali untuk menggunakan masker meski ada rasa tidak nyaman saat menggunakannya. "Ini kebaikan kita. masker ini demi kesehatan kita," tegasnya.

Anies juga menyebut, menggunakan masker adalah wujud menghormati orang lain. Karena dengan menggunakan masker, masyarakat telah melindungi orang-orang di sekitar mereka.

"Tanpa menggunakan masker artinya kita tidak menghormati orang lain. Kita tidak melindungi orang lain," ungkapnya.

"Maka kita perlu kampanyekan bahwa bermasker adalah menghormati orang, bermasker adalah melindungi orang lain, bermasker adl tanda kepedulian kita atas kesehatan semuanya," pungkasnya.