Gregoria Mariska Ingin Patahkan Catatan Buruk di Indonesia Masters

JAKARTA - Gregoria Mariska Tunjung ingin mematahkan catatan buruknya di Indonesia Masters. Langkah awal sudah diambil dengan mengalahkan Shuo Yun Sung, Rabu, 25 Januari.

Juara dunia junior 2017 melangkah ke babak kedua Indonesia Masters 2023 setelah menang tiga gim 12-21, 21-18, dan 21-11, di Stadion Istora, Senayan, Jakarta.

"Target Indonesia Masters sendiri, saya coba push ingin masuk delapan besar," ujar dia saat jumpa pers usai pertandingan.

Sejauh ini perjalanan Gregoria paling jauh di Indonesia Masters adalah babak kedua. Itu termasuk tahun lalu setelah mengalahkan wakil Thailand Lalinrat Chaiwan dalam pertarungan dua gim mudah di babak pertama.

Namun, langkah dia kemudian terhenti di babak kedua. Ketika itu, Gregoria harus mengakui keunggulan wakil India P. V. Sindhu dalam pertandingan yang berlangsung selama tiga gim.

Gregoria menargetkan untuk mendapat gelar tahun ini. Pada tahun lalu, dia kehilangan kesempatan setelah gagal di partai pamungkas Australia Open akibat kalah dari tunggal putri An Se-young.

"Tahun ini mau cari gelar. Itu pasti akan menjadi diskusi yang panjang juga dengan pelatih," ujar atlet berusia 23 tahun kelahiran Wonogiri tersebut.

Di babak kedua Indonesia Masters tahun ini Gregoria akan bersua pemenang dar tunggal putri Jepang Nozomi Okuhara melawan China He Bing Jioa. Kedua pebulu tangkis itu belum bermain ketika berita ini ditulis.

"Hari ini ingin recovery dulu. Lawan siapa pun sama saja karena keduanya bagus. Saya pengen menampilkan terbaik besok siapa pun lawan yang akan saya lawan," ujar Gregoria.

Sebelumnya, nomor tunggal putri Indonesia sudah terlebih dahulu mengamankan satu tiket babak kedua melalui Putri Kusuma Wardani, yang mengalahkan wakil Jepang, Aya Ohori.

Selain kedua nama itu, Anthony Sinisuka Ginting juga berhasil mencapai babak kedua. Pebulu tangkis asal Jawa Barat itu memulangkan wakil Hong Kong Lee Cheuk Yiu dalam laga dua gim saja.