Warganet Khawatirkan Nasib Tiko yang Diprotes Keluarga Ayahnya, Hotman Paris: Aman, Tak Menyebut Nama

JAKARTA - Sosok Tiko banyak dibicarakan publik dalam beberapa hari terakhir setelah kisahnya yang merawat sang ibu di rumah mewah terbengkalai viral di media sosial. Banyak orang yang bersimpati terhadapnya, namun tidak demikian dengan keluarga mendiang ayahnya. Kisah Tiko dan Bu Eny yang terungkap ke publik dianggap telah mendeskreditkan keluarga.

Pengacara kenamaan, Hotman Paris Hutapea pun ikut bersuara mengenai polemik antara Tiko dan kelurga sang ayah. Ia menilai tidak ada yang bermasalah atas apa yang dilakukan Tiko sejauh ini.

“Saya kira gak ada masalah. Artinya bahwa dia mengurus ibunya itu sesuatu yang kita puji,” kata Hotman Paris saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan pada Senin, 9 Januari.

Sebagai orang yang hidup di dunia hukum selama puluhan tahun, Hotman menilai niat keluarga mendiang sang ayah untuk mengambil tindakan hukum terhadap Tiko tidaklah tepat.

“Kan si Tiko belum menyerang dengan menyebut nama seseorang, bahwa dia memviralkan ibu itu dan kemudian mendapatkan tanggapan positif dan mendapatkan bantuan dari orang malah bermanfaat bagi ibunya kan. Jadi di mana melanggar hukumnya? “ ujarnya.

Anggapan keluarga yang merasa nama baiknya dirugikan juga dianggap tak mendasar, jika berkaca pada apa yang telah terjadi sejauh ini. “Saya kira belum ada dasar (keluarga dirugikan). Buktinya selama puluhan tahun ada nggak saudaranya yang mengurusi ini? Nah itu pertanyaan. Ada enggak datang? Kalau memang belum, kenapa tiba-tiba sok mau urusin gitu,” tegasnya.

Hotman menilai tidak ada pernasalahan hukum atas kasus viral Tiko dan ibunya. Terlepas dari apakah Tiko anak kandung dari Herman dan Eny, Hotman menilai keputusan Tiko untuk tetap mengurus sang ibu dengan berbagai keterbatasan merupakan sesuatu yang harus diapresiasi.

“Saya kira, yang pertama, Tiko itu siapa dulu? Apakah dia anak kandungnya atau tidak? Yang kedua, yang digembar-gemborkan itu masih hal yang normal. Yang ketiga, dia bisa termasuk pahlawan juga, dia ngurus ibu yang sudah tua begitu,” pungkasnya.