Amazon Tutup Layanan Pembelajaran Daring di India, Merugi Setelah Pandemi Usai

JAKARTA - Amazon.com Inc menyatakan pada Kamis24 November  bahwa mereka akan menutup platform pembelajaran online untuk siswa sekolah menengah di India kurang dari dua tahun setelah peluncurannya. Sayang mereka tidak menyebut alasan penutupan itu.

Platform Amazon Academy, diluncurkan awal tahun lalu di tengah ledakan pembelajaran virtual selama pandemi COVID-19, yang menawarkan pelatihan untuk ujian kompetitif termasuk Ujian Masuk Bersama (JEE), yang memungkinkan pelajar masuk ke perguruan tinggi teknik terbaik di seluruh India.

Berdasarkan penilaian, raksasa e-niaga itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah membuat keputusan untuk menghentikan Amazon Academy "secara bertahap untuk menjaga pelanggan saat ini".

Penghentian terjadi pada saat beberapa perusahaan edtech terhuyung-huyung di bawah tekanan sekolah dan pusat pelatihan yang dibuka kembali di seluruh India setelah lockdown yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Bulan lalu, pemimpin industri Byju's mengatakan akan memberhentikan 2.500 karyawan karena berharap bisa menekan pengeluaran agar bisa menghasilkan keuntungan.

Pemain lain di industri itu, Unacademy, Toppr, WhiteHat Jr, dan Vedantu juga telah mengumumkan PHK awal tahun ini, sesuai laporan media lokal.