Jalani Profesi sebagai Model Webcame, Ibu Lajang Ini Dapat Rp93 Ribu per Menit

JAKARTA - Seorang ibu lajang yang berjuang untuk memberi makan keluarganya berprofesi sebagai model webcam. Ia menghasilkan 5 poundsterling (setara Rp93 ribu) per menit dari pekerjaan menjadi wanita penghibur yang memamerkan tubuh moleknya melalui webcam dan menyebarkannya melalui internet itu.

Pada awal tahun 2020, Jess Shaw (32) meninggalkan pekerjaannya sebagai pelayan bar dan pengasuh saat dia bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan.

Ia mengatakan, keempat anaknya pada saat itu tidak pernah makan malam dan jarang mendapat pakaian atau mainan baru.

Selama lockdown akibat pandemi COVID-19 ia pun terjun ke dunia webcam. Sekarang dia mengantongi sejumlah besar uang tunai dengan menggoda orang asing secara online.

Perempuan asal York ini memasang tarif Rp93 ribu per menit dan cenderung menggunakan webcam enam malam setiap minggu.

Dia berbicara dengan pria dan wanita dari semua seksualitas, pasangan yang ingin membutuhkan gairah tambahan dan bahkan lajang paruh baya.

Sejak menjalani pekerjaan barunya, Jess mampu mengajak anak-anaknya melakukan perjalanan singkat ke Cornwall dan bahkan membeli hadiah Natal tahun ini.

"Ini telah menjadi mata pencaharian. Saya akhirnya bisa menafkahi anak-anak saya lagi," kata Jess dilansir dari Daily Star, Senin, 14 Desember.

Jess menambahkan, ia melakukan pekerjaan barunya di depan layar komputer saat anak-anak saya tidur. Ia mengklaim, anak-anaknya yang lebih tua mengetahui pekerjaannya. Namun ia meyakini dirinya tidak melakukan kesalahan.

"Mereka bukan anak-anak nakal. Mereka juga tidak bodoh.  Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan anak-anak saya. Mereka tidak, dan tidak akan, tidak menyukai saya," pungkasnya.