GoTo Terjun ke DuniaCryptocurrency, Akuisisi PT Kripto Maksima Koin

JAKARTA -  GoTo, perusahaan hasil merger GoJek dan Tokopedia baru-baru ini dikabarkan memperluas jangkauannya ke ranah mata uang kripto. GoTo mengakuisisi perusahaan kripto lokal yakni PT Kripto Maksima Koin. Ini ditujukan sebagai bagian dari upaya diversifikasi layanannya.

GoTo mengakuisisi 100% saham PT Kripto Maksima Koin seharga 124,84 miliar rupiah. Sebesar 99,98% saham perusahaan tersebut akan dipegang oleh anak perusahaan GoTo, yakni PT Dompet Karya Anak Bangsa (GoPay).

GoTo adalah perusahaan induk Indonesia yang menawarkan solusi mobilitas, pengiriman makanan, logistik, e-commerce, dan fintech. Perusahaan menyebutkan bahwa kesepakatan itu adalah bagian dari tujuannya untuk menjadi “pusat pengelolaan yang beragam.”

“Kami percaya bahwa teknologi blockchain dapat memainkan peran utama di masa depan keuangan,” kata pihak GoTo pada hari Senin, dikutip dari Blockchain News.

Kendati begitu pihak perusahaan tidak mengungkapkan informasi yang lebih detail terkait rencana mereka ke depannya setelah akuisisi tersebut. Sementara TP Kripto Maksima Koin sendiri adalah salah satu dari 25 bursa kripto yang telah mendapat izin beroperasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (BAPPEBTI).

Saat IPO pada April lalu, GoTo berhasil mengumpulkan dana sebesar 15,8 triliun dalam IPO-nya. Ini menjadikan IPO GoTo sebagai yang terbesar ketiga di Asia dan kelima di dunia pada tahun 2022.

Perusahaan ini mengambil keuntungan dari aturan pencatatan IPO Indonesia yang telah menyebabkan rekor pendanaan ventura untuk startup Indonesia untuk pasar digital senilai 70 miliar dolar AS dari ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini.

Didirikan pada tahun 2010, Gojek adalah startup berlabel decacorn pertama dan memiliki pertumbuhan pesat di Indonesia. Mereka juga telah melebarkan sayapnya ke negara-negara di Asia Tenggara.

Binance Akuisisi Tokocrypto pada 2020

GoTo bukan perusahaan pertama yang mengakuisisi exchanger kripto di Indonesia. Pada Mei 2020 lalu, Binance, sebagai perusahaan perdagangan kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangannya, telah mengakuisisi saham perusahaan pertukaran kripto dalam negeri, Tokocrypto.

Pada saat itu, Binance menyatakan bahwa investasi tersebut akan membantu Tokocrypto untuk meluncurkan layanan dan produk baru dan berekspansi di seluruh Indonesia.

Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia, dengan lebih dari 270 juta orang. Oleh karena itu, negara ini memiliki potensi yang sangat besar, faktor kunci yang membantu menarik Binance ke dalam kesepakatan tersebut.

Di sisi lain, akuisis GoTo dan Binance menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan perusahaan terhadap aset digital atau cryptocurrency cukup tinggi. Kendati begitu, ini merupakan langkah awal sebelum perusahaan-perusahaan tersebut melakukan ekspansi lebih luas lagi.