Puji Perjuangan Petugas Medis Militer Atasi COVID-19, Kim Jong-un Gelar Upacara Khusus

JAKARTA - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menggelar upacara untuk berterima kasih dan memuji petugas medis militer, seiring kesuksesan dalam perang menghadapi virus corona di ibu kota Pyongyang, Jumat.

Ribuan petugas medis Tentara Rakyat Korea, yang telah dikirim ke 'front anti-epidemi darurat', dipulangkan setelah Pemimpin Kim mengumumkan kemenangan atas COVID-19 dan melonggarkan pembatasan pekan lalu.

Pemimpin Kim mengadakan acara di Rumah Budaya 25 April di Pyongyang pada Hari Kamis, untuk merayakan "prestasi heroik" petugas medis di garis depan pertempuran COVID-19.

"Memperhatikan bahwa petugas medis tentara mengambil kesulitan terbesar untuk meredakan krisis anti-epidemi di ibu kota, dia mengucapkan terima kasih yang hangat kepada mereka yang menunjukkan semangat tak kenal lelah, serta kekuatan tempur tak terkalahkan tentara kita," tulis kantor berita resmi KCNA seperti melansir Reuters 19 Agustus.

"Dia secara khusus memanggil dan memberi selamat kepada petugas medis, yang melakukan prestasi luar biasa dalam perjuangan anti-epidemi ibu kota," sambungnya.

Kim Jong-un (putih bersama para tentara medis. (Sumber: KCNA)

KCNA mengatakan pekan ini, petugas medis militer ditarik kembali ke unit mereka pada Hari Minggu tanpa upacara pelepasan.

Pemimpin Kim mengatakan dia merasa 'kosong dan menyesal', lantaran tidak bisa melakukan banyak hal untuk menghormati pengorbanan mereka, kata laporan itu.

Diketahui, Korea Utara tidak pernah mengonfirmasi berapa banyak orang yang tertular COVID, tampaknya tidak memiliki alat untuk melakukan pengujian secara luas.

Sementara, pakar penyakit menular meragukan klaim kemajuan Korea Utara. Ada pun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, situasi COVID-19 di sana bisa menjadi lebih buruk, bukan lebih baik, dengan alasan tidak adanya data independen.