Sirkuit Mandalika Layak untuk MotoGP, Tetapi Siapkah Menghadapi Kendala Cuaca?
Pebalap Marc Marquez melaju di lintasan Sirkuit Mandalika yang masih tampak basah dalam sesi latihan bebas pertama MotoGP Indonesia 2022 pada Jumat 18 Maret. (Foto: MotoGP)

Bagikan:

JAKARTA - Walau belum seratus persen bebas kendala, Sirkuit Mandalika akhirnya dinyatakan aman untuk balapan MotoGP. Federasi Balap Motor Internasional ( FIM ) akhirnya mengeluarkan homologasi A, mengacu pada inspeksi teknis sejak awal pekan ini hingga sesi latihan hari pertama MotoGP seri Indonesia, Jumat 18 Maret.

Dalam konferensi persnya di ruang media Sirkuit Mandalika, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria berkata, masukan dari pebalap yang menjadi FIM akhirnya mengeluarkan homologasi A untuk Sirkuit Mandalika. Homologasi level tertinggi itu hanya diberikan untuk sirkuit-sirkuit yang memenuhi syarat FIM menggelar balapan level Grand Prix.

”Setelah melakukan diskusi, FIM setuju memberikan homologasi A sehingga kita bisa melangsungkan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022,” kata Priandhi.

Wakil Direktur Utama MGPA Cahyadi Wanda pun mengaku lega dengan keluarnya status homologasi A. Kekhwatiran sempat  muncul jika Sirkuit Mandalika belum bisa dipakai untuk menggelar ajang balapan MotoGP , setelah masukan pengaspalan ulang pada saat tes pramusim Februari lalu.

Kelayakan lapisan aspal di Sirkuit Mandalika benar-benar menjadi perhatian para pebalap yang akan bersaing di MotoGP Indonesia 2022. (Foto: MotoGP)

 

”Setelah selesai pengaspalan ulang, sirkuit ini baru pertama kali dipakai. Jadi, di permukaan aspal masih ada sisa-sisa material yang akan terlempar saat dipakai latihan. Setelah dilewati hari ini dan besok, itu tidak akan ada lagi,” ucap Cahyadi.

Titik tikungan 16,5 hingga 5,5 adalah kondisi lintasan yang diaspal ulang, yang menjadi fokus perhatian Safety Officer FIM, Franco Uncini dan Safety Advisor Dorna Sports, Loris Capirossi. Pemeriksaan itu juga mencakup aspek keselamatan, kondisi area run-off, tim medis, marshal, dan operasional balapan.

Masukan dari Pebalap

Hasil inspeksi lalu dibawa ke pertemuan komisi keselamatan yang melibatkan para pebalap MotoGP. Para pebalap memberikan masukan kondisi trek saat menjalani sesi latihan bebas pertama dan kedua Jumat kemarin di Mandalika.

Fabio Quartararo, juara dunia bertahan MotoGP dari tim Monster Energy Yamaha, menilai kondisi trek Mandalika jauh lebih baik setelah diaspal ulang.

”Saat tes, Anda akan kehilangan banyak daya cengkeram jika keluar dari jalur balapan dan sangat sulit kembali. Saat ini, jika keluar dari racing line, Anda masih bisa kembali dan berbelok,” ujarnya.

Penonton MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika harus melalui pemeriksaan keamanan yang ketat. (Foto: ANTARA)

Alex Rins, pebalap Suzuki, berharap daya cengkeram di permukaan trek yang baru selesai diaspal ulang pada 8 Maret lalu itu akan membaik, Sabtu dan Minggu. Hal itu seiring kian banyaknya putaran yang dilakukan pebalap, baik dari kelas MotoGP, Moto2, Moto3, maupun Asia Talent Cup (ATC).

Sabtu ini, para pebalap akan memacu motor mereka sekencang mungkin dalam sesi kualifikasi, untuk menentukan posisi start balapan MotoGP  yang akan digelar Minggu 20 Maret.

Jumat kemarin walau kawasan sirkuit diguyur hujan cukup lebat, namun tidak sampai menganggu aktivitas di sirkuit termasuk latihan bebas. Hanya saja pada sesi latihan bebas Sabtu pagi yang juga ditingkahi hujan, terlihat muncul genangan air di gravel trap.

Deputi Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto, Jumat, mengungkapkan, potensi bibit siklon tropis terus bertahan di Laut Timor, Nusa Tenggara Timur, dan diperkirakan menguat dalam 72 jam ke depan. Hal ini bisa berdampak tidak langsung terhadap potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk di NTB yang tengah menggelar MotoGP.