Facebook Luncurkan Bulletin, Janjikan Penulis dan Jurnalis Dapat Cuan
Facebook Bulletin (Bulletin)

Bagikan:

Facebook Inc meluncurkan produk dalam bentuk platform mandiri yang disebut Bulletin hari Selasa, 29 Juni.. Seperti yang bisa disimpulkan dari namanya, Bulletin menyediakan konten artikel maupun podcast yang bisa diakses secara gratis maupun berbayar.

CEO Mark Zuckerberg mengumumkan platform anyarnya ini secara live lewat Bulletin.com. Dalam kesempatan tersebut, Mark juga memperkenalkan beberapa penulis yang sudah direkrut perusahaan dan bakal menjadi konten kreator pada Bulletin.

Melalui Bulletin, Facebook secara resmi masuk dalam persaingan berita surel yang tengah pertumbuhannya cukup pesat selama beberapa tahun terakhir. Terutama di masa banyak jurnalis kondang mulai meninggalkan perusahaan media seperti saat ini.

Sekarang, Substack masih jadi pemimpin pasar. Platform tersebut membantu banyak penulis terhubung dengan pembaca dalam jumlah besar dalam bentuk kiriman surel berlangganan. Tak hanya itu, Substack juga turut memberi kompensasi dalam bentuk cuan kepada setiap jurnalis yang terdaftar.

Perusahaan lain yang turut meramaikan kompetisi di industri baru ini seperti Twitter, yang baru saja membeli Revue.

Penghubung Antara Penulis dan Pembaca

Mengutip halaman FAQ dari situs Bulletin, disebutkan bahwa platform anyar ini bertujuan untuk memungkinkan konten kreator dalam mencari audience tanpa sepenuhnya bergantung pada platform Facebook.

Bahkan, menurut penjelasan Mark, pengguna tidak perlu membuat akun Facebook jika ingin membagikan konten pada Bulletin.  Hanya saja, banyak infrastruktur Bulletin yang masih bergantung dengan Facebook.

“Termasuk penggunaan Facebook Pay untuk membeli langganan premium serta bergabung grup pelanggan dan room percakapan live,” tulis Bulletin pada halaman FAQ.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa seluruh konten pada Bulletin juga bakal tersedia pada Facebook News Feed. Lebih spesifikasi, pada bagian Facebook News.

Sayangnya, untuk sementara waktu Bulletin baru tersedia di negara Amerika Serikat saja dan hanya bekerja sama dengan kreator asal negara tersebut. Perusahaan belum menerima kerja sama dengan kreator lain.

Namun, kondisi tersebut hanya berlangsung selama masa tes beta saja. Perusahaan pun menjanjikan bahwa Bulletin akan tersedia secara global tak lama lagi.