Bagikan:

JAKARTA - CEO Nvidia Jensen Huang menyebut robotika sebagai salah satu bidang investasi yang menarik di Korea Selatan. Pernyataan itu muncul menjelang kunjungannya ke Seoul dan rencana pertemuan dengan sejumlah bos konglomerat besar Korea.

Yonhap dikutip Senin, 1 Juni, melaporkan, Huang menyampaikan hal itu kepada wartawan Korea Selatan di Taipei, Kamis. Ia juga membuka kemungkinan menggelar Nvidia GTC, konferensi utama Nvidia untuk kecerdasan buatan atau AI dan teknologi baru, di Korea Selatan jika negara itu menginginkannya.

Menurut sumber industri, Huang dijadwalkan tiba di Seoul pada Kamis malam. Pada Jumat, ia diperkirakan memulai serangkaian pertemuan dengan para pemimpin bisnis besar Korea Selatan.

Saat ditanya soal peluang investasi di Korea Selatan, Huang mengatakan hal itu selalu dipertimbangkan. Alasannya, Korea Selatan memiliki infrastruktur dan dunia usaha yang kuat.

Ia secara khusus menyebut robotika. Menurut Huang, sektor itu penting bagi Korea Selatan dan Nvidia berharap bisa ikut mendorong pengembangannya.

Huang juga menyinggung masalah tenaga kerja Korea Selatan yang menyusut. Di sisi lain, ia menilai negara itu memiliki imajinasi dan kreativitas besar. Dengan bantuan AI dan robot, kata dia, potensi itu bisa dimaksimalkan.

Sumber industri menyebut pertemuan dengan Huang kemungkinan dihadiri Ketua SK Group Chey Tae-won, Ketua LG Group Koo Kwang-mo, serta pendiri sekaligus Ketua Dewan Naver Lee Hae-jin. Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group Euisun Chung juga disebut mempertimbangkan hadir.

Namun, Huang enggan membuka daftar nama yang akan ditemuinya. Ia hanya bercanda bahwa yang penting dirinya akan makan ayam goreng dan samgyeopsal, daging perut babi panggang khas Korea.

Komentar itu mengingatkan publik Korea pada kunjungan Huang sebelumnya ke Seoul pada Oktober. Saat itu, ia menarik perhatian setelah makan larut malam bersama Chairman Samsung Electronics Lee Jae-yong dan Euisun Chung. Mereka menyantap ayam goreng Korea dan bir, yang dikenal sebagai chimaek.

Pengamat industri menilai pertemuan kali ini bisa bergerak lebih jauh dari kerja sama semikonduktor AI. Pembicaraan diperkirakan juga mencakup robotika dan physical AI, yaitu teknologi yang menggabungkan AI dengan mesin dan sistem di dunia nyata.

Lee Jae-yong diperkirakan tidak hadir karena memiliki jadwal luar negeri.

Naver dan Nvidia juga disebut sedang membahas kemungkinan kunjungan Huang ke Naver 1784, gedung kantor kedua Naver, kemungkinan pada Senin depan.

Gedung 28 lantai di Provinsi Gyeonggi, selatan Seoul, itu dikenal sebagai tempat uji coba teknologi Naver, mulai dari robot, komputasi awan, hingga jaringan 5G.

CEO AMD Lisa Su sebelumnya mengunjungi gedung tersebut pada Maret dan menandatangani nota kesepahaman dengan Naver terkait kemitraan infrastruktur AI.