Bagikan:

JAKARTA – Apple baru-baru ini memperingati ulang tahunnya yang ke-50. Sebagai bentuk perayaan yang spesial, perusahaan tersebut mendirikan Museum Apple yang dibuka untuk umum di Utrecht, Belanda.

Museum ini menjadi fasilitas Apple dengan koleksi produk terbesar dan terlengkap di dunia. Di tempat ini, pengunjung dapat melihat berbagai produk lawas Apple, baik yang masih diperbarui hingga saat ini maupun yang sudah dihentikan kelanjutannya.

Misalnya, pengunjung bisa melihat ponsel hingga laptop generasi pertama. Mereka juga bisa melihat perangkat yang sudah dihentikan produksinya karena perkembangan zaman seperti iPod.

Museum yang memiliki luas lebih dari 2.000 meter persegi ini terbagi ke dalam beberapa ruang pameran dengan tema yang berbeda. Pengunjung dapat melihat replika garasi milik orang tua Steve Jobs yang menjadi tempat lahirnya perusahaan.

Selain memamerkan sejarah produk, museum ini juga mengeksplorasi perjalanan karier Steve Jobs di luar perusahaan. Ada area khusus yang menampilkan periode penting saat Jobs mendirikan perusahaan komputer NeXT.

Berikutnya, ada koridor bertema 'Think Different' yang memberikan filosofi di balik kesuksesan merek Apple selama puluhan tahun. Museum ini menampilkan ribuan produk yang dikurasi untuk memberikan gambaran mengenai evolusi teknologi komputasi personal.

Pendirian museum ini merupakan hasil kolaborasi antara pengusaha Ed Bindels dan tim yang terdiri dari 50 relawan ahli. Tim tersebut melibatkan kolektor, teknisi, serta sejarawan untuk memastikan akurasi data dari setiap barang yang dipajang.

Koleksi yang dipamerkan sebagian besar berasal dari akuisisi aset eksklusif milik bekas Museum Apple di Westerbork. Penggabungan berbagai koleksi ini menciptakan arsip fisik yang sangat berharga bagi para peneliti sejarah teknologi.

Museum yang berlokasi di kawasan Proostwetering ini dijadwalkan untuk beroperasi hampir setiap hari dengan sistem slot masuk terjadwal. Pintu masuk museum dibuka setiap 15 menit mulai pukul 10.00 hingga 17.00 waktu setempat.