JAKARTA - Google dan YouTube bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Universitas Indonesia, dan Pemerintah Kota Jakarta, meluncurkan AKSI Digital (Anak & Keluarga Sigap Digital).
AKSI Digital merupakan sebuah inisiatif kolaboratif yang menyatukan upaya untuk memberdayakan keluarga Indonesia dalam menjelajahi internet secara aman, bertanggung jawab, dan produktif.
Dengan membekali komunitas sekolah, kreator, dan keluarga dengan alat dan pelatihan berstandar global, program ini dirancang untuk melindungi remaja dan membantu mereka berkembang di dunia digital.
Melalui inisiatif ini, Google dan YouTube juga akan meluncurkan Buku Saku Kesejahteraan Digital (Digital Wellbeing Guidebook), serta Uji Coba Pelatihan Guru Konseling yang akan membekali 2,500 guru di Jakarta dengan alat dan kompetensi yang mereka perlukan untuk mendukung kesehatan mental remaja.
“Dengan bekerja bahu-membahu melalui inisiatif seperti AKSI Digital, kita dapat memastikan generasi mendatang memiliki pengetahuan dan ketangguhan yang mereka butuhkan untuk berkembang di era digital," ujar Leslie Miller, Vice President of YouTube Public Policy pada Kamis, 29 Januari.
Pemprov DKI Jakarta juga menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perwujudan anak, keluarga, dan lingkungan sekolah yang sigap digital.
BACA JUGA:
“Kami sungguh-sungguh berterima kasih atas kerja sama ini yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, dan literasi digital," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, kesehatan, dan perkembangan digital di Indonesia.
"Mudah-mudahan kerja sama ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, kesehatan, dan ekosistem digital yang saat ini berkembang pesat di Indonesia," harapnya.