JAKARTA - Lintasarta mengumumkan penguatan kolaborasi strategis bersama Starlink, layanan internet berbasis teknologi satelit orbit rendah dari SpaceX, dalam mempercepat pemerataan akses internet di Indonesia.
Penguatan kemitraan ini ditandai dengan kunjungan jajaran pimpinan SpaceX ke Indonesia pada Desember 2025 lalu untuk bertemu dengan manajemen Lintasarta.
Sejak penandatanganan kerja sama pada Agustus 2024, kolaborasi ini mencatat perkembangan yang sangat signifikan. Dalam kurun satu tahun terakhir, implementasi layanan Starlink yang dikelola Lintasarta tumbuh lebih dari 400%, termasuk di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menyampaikan percepatan adopsi Starlink mencerminkan kebutuhan nyata terhadap konektivitas yang cepat, andal, aman, dan mampu menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit terhubung.
“Kolaborasi ini bukan sekadar menghadirkan konektivitas, tetapi juga membangun fondasi kedaulatan digital Indonesia. Kami memastikan teknologi diterapkan dengan tata kelola yang kuat, keamanan yang terjaga, serta manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Zulfi dalam pernyataannya.
Zulfi juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan Starlink menjadi bagian penting dalam penguatan posisi Lintasarta sebagai AI Factory dalam Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group.
Layanan Starlink diintegrasikan dengan infrastruktur cloud, cybersecurity, dan serta ekosistem kolaborasi AI (AI collaboration ecosystem) milik Lintasarta.
BACA JUGA:
Director of Commercial Sales SpaceX, Andrew Matlock, menegaskan komitmen Starlink untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia melalui kolaborasi jangka panjang bersama Lintasarta.
“Indonesia memiliki peran strategis dalam penguatan ekosistem digital kawasan. Bersama Lintasarta, kami ingin menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital nasional dengan menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Andrew.
Ke depan, Lintasarta dan Starlink akan terus memperluas jangkauan layanan nasional serta mengeksplorasi inisiatif kolaboratif untuk mendukung sektor strategis, mulai dari industri, layanan publik, pendidikan, hingga kesehatan, dalam semangat Empowering Indonesia untuk visi besar Indonesia Emas 2045.