Bagikan:

JAKARTA - Pebble kembali mencoba peruntungannya di pasar wearable dengan pendekatan yang sengaja dibuat sesederhana mungkin. Setelah meluncurkan smartwatch baru dengan baterai 30 hari tapi minim fitur modern di awal 2025, perusahaan itu kini memperkenalkan cincin pintar Pebble Index 01—meski istilah “pintar” di sini terasa sedikit longgar.

Diluncurkan Selasa, 9 Desember, Pebble Index 01 dirancang sebagai alat perekam suara cepat. Konsepnya mirip memori eksternal pribadi: pengguna menekan tombol di atas cincin, berbicara ke arah cincin, lalu rekaman akan tersimpan atau dikirim ke smartphone terdekat. Bentuknya seperti cincin kawin berbahan baja tahan karat, dengan tombol bergaya permata dan mikrofon kecil.

Jika iPhone atau ponsel pengguna tidak berada di dekatnya, cincin ini dapat menyimpan hingga lima menit rekaman untuk sinkronisasi nanti. Begitu data masuk ke ponsel, rekaman diproses oleh model AI dan speech-to-text open source yang berjalan langsung di perangkat. Pengguna juga bisa menentukan ke mana catatan atau pengingat itu bakal disimpan.

Selain mencatat suara, cincin ini dapat menjalankan perintah cepat seperti mengirim pesan via Beeper ke pasangan, melakukan kueri web sederhana, atau bahkan mengontrol musik lewat kombinasi klik tombol. Pebble mengklaim sistem pengenalan suaranya mendukung lebih dari 99 bahasa.

Dibandingkan smart ring lain seperti Oura yang penuh sensor biometrik, Index 01 tampil sangat minimalis. Tidak ada layar, tidak ada speaker, tidak ada haptic motor, hanya sebuah LED RGB kecil yang jarang digunakan.

Pebble memindahkan seluruh pemrosesan AI ke perangkat yang dipasangkan, sehingga cincin hanya berfungsi sebagai input sederhana. Desain hemat daya ini membuatnya diklaim bisa bertahan “bertahun-tahun dalam penggunaan normal”—tanpa opsi pengisian ulang. Ketika baterainya habis, pengguna diminta mengirim kembali cincin tersebut ke Pebble untuk didaur ulang.

Cincin ini mungkin tampak terlalu sederhana untuk disebut “smart”, namun di sisi lain justru menawarkan cara baru memanfaatkan pemrosesan AI di iPhone tanpa perangkat yang rumit. Tantangan utamanya adalah meyakinkan orang bahwa berbicara ke jari adalah kegiatan yang masuk akal, apalagi ketika ponsel berada beberapa sentimeter saja di dalam saku.

Pebble membuka pre-order Index 01 dengan harga 75 dolar AS, sementara harga reguler ketika dikirim pada Maret nanti adalah 99 dolar AS. Pilihannya terdiri dari polished silver, polished gold, dan matte black, dengan ukuran cincin AS 6 hingga 13.

Di tengah hype ini, perhatian kembali tertuju pada Apple Ring, perangkat yang sudah dirumorkan hampir dua dekade namun tak pernah muncul ke permukaan. Apple punya banyak paten terkait kategori ini, tetapi tanpa tanda-tanda nyata akan dirilis, Pebble tampaknya bisa bernapas lega untuk sementara.