JAKARTA - Pada 10 September 2025, Apple meluncurkan prosesor A19 Pro untuk iPhone 17 Pro, yang diklaim sebagai chip tercepat milik Apple sekaligus menjadi penantang serius bagi Samsung dalam perlombaan smartphone tercepat.
Berdasarkan hasil Geekbench yang dirilis pada tanggal tersebut, jajaran iPhone 17 dengan chip A19 menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Apple menjanjikan efisiensi lebih baik dan kecepatan lebih tinggi pada acara "Awe Dropping" di Cupertino, dan hasil benchmark membuktikan janji tersebut.
iPhone 17, yang diidentifikasi dengan beberapa ID model di Geekbench, mencatat skor single-core antara 3.523 hingga 3.895 dan multi-core antara 8.810 hingga 9.746. Angka ini menunjukkan peningkatan daya pemrosesan dibandingkan generasi sebelumnya.
iPhone 16 Pro dengan chip A18 Pro mencatat skor Geekbench 6.5.0 sebesar 3.396 untuk single-core dan 8.655 untuk multi-core. iPhone 17 Pro dengan A19 Pro menunjukkan peningkatan sekitar 10%, dengan skor single-core mencapai 3.895 dan multi-core 9.746.
BACA JUGA:
Peningkatan ini terlihat pada tugas-tugas seperti rendering PDF (196,3 megapiksel per detik) dan pengolahan perpustakaan foto (135,1 gambar per detik). Skor agregat iPhone 17 menunjukkan performa yang lebih baik, meskipun detail subtes belum sepenuhnya tersedia.
Persaingan dengan Samsung dan Google
Samsung dengan Snapdragon 8 Elite di Galaxy S25 Ultra mencatat skor single-core 2.773 hingga 3.148 (tergantung varian firmware dan binning CPU) dan multi-core sekitar 9.481 hingga 10.236. Meskipun sedikit tertinggal di single-core, Samsung unggul tipis di multi-core, dengan fokus pada stabilitas termal dan beban kerja AI.
Sementara itu, Google Tensor G5 di Pixel 10 Pro XL tertinggal dengan skor single-core 2.296 dan multi-core 6.203, jauh di belakang Apple dan Qualcomm. Tensor G5 lebih menekankan peningkatan AI hingga 60% dan performa CPU 34%, namun kalah dalam kecepatan mentah.
Skor single-core yang tinggi sangat penting untuk tugas sehari-hari seperti navigasi, browsing, dan peluncuran aplikasi. Sementara itu, peningkatan multi-core mendukung beban kerja berat seperti pengeditan video, tugas AI, dan gaming. Peningkatan dari 8.655 ke sekitar 9.700 pada multi-core menunjukkan langkah besar dalam efisiensi dan performa inti Apple.
Konteks Jajaran iPhone 17
Apple memperkenalkan keluarga iPhone 17 pada 9 September 2025, termasuk iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air yang baru. Semua model menggunakan varian chip A19, yang mengedepankan efisiensi dari A17 Pro. iPhone Air, dengan harga 999 dolar AS (Rp16,3 juta), dipasarkan sebagai "momen MacBook Air" untuk iPhone dengan desain lebih tipis dan ringan. Benchmark menunjukkan bahkan model standar iPhone 17 memiliki performa luar biasa, melampaui iPhone 16 Pro.
Meski skor Geekbench menunjukkan keunggulan, benchmark tidak mencerminkan keseluruhan pengalaman pengguna, seperti kecerahan layar, kualitas kamera, atau performa nirkabel. Faktor seperti thermal throttling pada sesi penggunaan panjang (misalnya gaming atau ekspor video 4K) juga tidak terukur. Selain itu, iPhone 16 Pro sudah cukup cepat untuk kebanyakan pengguna, sehingga perbedaan performa mungkin terasa seperti gimmick pemasaran bagi pengguna awam.
Data Geekbench menegaskan bahwa Apple kembali mendorong batas kemampuan chip buatannya, memberikan iPhone 17 skor single-core dan multi-core yang lebih tinggi dibandingkan iPhone 16 Pro. Bagi pengguna iPhone 16 Pro, peningkatan ini nyata namun mungkin tidak terlalu signifikan. Namun, bagi mereka yang menggunakan model lama, lompatan performa akan terasa jauh lebih dramatis. Apple berharap peningkatan ini, bersama dengan desain perangkat keras baru, akan mendorong siklus pembaruan yang kuat.