Bagikan:

JAKARTA – X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, menghadapi tantangan yang cukup serius di perangkat Android. Dari waktu ke waktu, jumlah instalasi di sistem operasi (OS) tersebut terus menurun.

Hal ini diketahui setelah Appfigures membagikan data terbarunya. Data menunjukkan bahwa jumlah instalasi baru aplikasi X mengalami penurunan signifikan di saat jumlah unduhan di iOS terus meningkat.

Pada Juli lalu, jumlah unduhan X di Google Play Store turun 44 persen secara tahunan (YoY). Sementara itu, unduhan aplikasi X di App Store mengalami kenaikan hingga 15 persen. Ini menunjukkan perbedaan yang sangat tajam pada dua OS.

Menurunnya angka instalasi di Android berdampak besar pada statistik keseluruhan aplikasi X. Jika ditotalkan, unduhan seluler untuk aplikasi tersebut menurun hingga 26 persen dari tahun ke tahun (YoY) hingga Juli.

Angka ini sebenarnya sedikit membaik karena pada Juni, total penurunannya mencapai 35 persen. Pihak perusahaan tidak memberikan spekulasi resmi mengenai penyebab penurunan jumlah pengunduhan ini.

Namun, aplikasi X di Android dikenal sering memiliki masalah teknis, salah satunya adalah crash. Hal ini juga disadari oleh perusahaan. Untuk mengatasi masalahnya, Kepala Produk X Nikita Bier mengumumkan langkah strategis.

Bie mengungkapkan bahwa X sedang merekrut 'Tim Impian Android' beberapa waktu lalu. Perekrutan ini dilakukan untuk membangun ulang aplikasi Android X dari nol.

Penurunan instalasi di Android juga memengaruhi pendapatan langganan X. Pada Juli, pendapatan bersih X turun menjadi 16,9 juta dolar AS (Rp274 miliar) dari 18,8 juta dolar AS (Rp305,2 miliar) yang diperoleh pada Maret.