Bagikan:

JAKARTA – Sejarah pengamatan NASA di Mars sudah cukup panjang. Perusahaan itu memulai pengamatannya pada tahun 1965 dengan misi Mariner 4 yang membawa Mars ke televisi bergambar hitam-putih kabur.

Saat itu, NASA menampilkan potret kawah Mars untuk pertama kalinya melalui televisi setelah pesawat Mariner mengambil 21 gambar lengkap. Gambar ini diambil ketika pesawat terbang mendekat dalam ketinggian 9.846 kilometer dari atas permukaan.

Dalam kurun waktu 65 tahun, NASA berhasil menjelajahi Planet Merah dalam jarak yang lebih dekat. Mereka berhasil mengambil jutaan gambar dengan beragam cara. Tak sedikit gambar yang mengungkapkan potret menarik yang belum pernah terungkap sebelumnya.

Pesawat pertama yang berhasil didaratkan oleh NASA di Mars adalah Viking 1. Wahana antariksa tersebut mendarat pada 20 Julli 1976 dan mengirimkan citra beresolusi tinggi pertama ke Bumi. Wahana itu mengirimkan potret lanskap kering yang berbatu.

Meski mengecewakan para ilmuwan yang berharap menemukan kehidupan di permukaan planet tersebut, NASA berhasil menggunakan citra tajam dari kamera pemindai silinder 360 derajat. Ini menandai peningkatan adopsi teknologi untuk kebutuhan ilmiah.

Setelah mengakhiri misi Viking, NASA kembali mengunjungi Mars menggunakan wahana Pathfinder. Wahana ini mendarat pada 1997 bersama robot penjelajah Sojourner yang dirancang seukuran oven microwave.

NASA juga mendaratkan penjelajah kembar bernama Spirit dan Opportunity pada tahun 2004. Penjelajah seukuran mobil golf itu dilengkapi dengan pencitra panorama yang terpasang di bagian tiang dan pencitra mikroskopi yang dipasangkan di bagian lengan.

Berkat pendaratan dua penjelajah ini, para ilmuwan berhasil menemukan potret permukaan terbaru di Mars. Wahana tersebut menangkap pemandangan Mars yang penuh warna dengan detail kerikil seukuran buah blueberry.

Pada tahun 2009, NASA menemukan Kawah Victoria. Lembaga antariksa AS tersebut berhasil memetakan potret perbukitan dan lembah untuk mengidentifikasi mineral dan unsur penting lainnya. Dalam penemuan ini, kamera di Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) berperan sangat peting.

Pemandangan detail lainnya dari Mars juga diungkapkan oleh dua wahan penjelajah lainnya, yakni Curiosity dan Perseverance. Masing-masing tiba di Mars pada 2012 dan 2021 dengan membawa kamera yang canggih.

Kamera tersebut mampu mengemas jutaan piksel ke dalam gambar sehingga tim yang mengamati dari Bumi dapat mengamati detailnya dengan lebih baik. Kedua wahana tersebut juga dilengkapi kamera yang mampu mempelajari detail halus seperti partikel pasir dan tekstur batu.